oleh

Jembatan Penghubung Buluroto – Tutup Akan Dibangun Tahun Depan

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Blora, Mitrapost.com – Jembatan penghubung antara desa Buluroto, kecamatan Banjarejo menuju desa Tutup, kecamatan Tunjungan akan dibangun pada tahun depan.

Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa keinginan warga setempat untuk memiliki jembatan tersebut, dipastikan akan dibangun pada tahun anggaran 2023 mendatang.

Sesuai dengan penjelasan Kepala DPUPR Blora, Ir. Samgautama Karnajaya, M.T., pembangunan jembatan tersebut diperkirakan akan menelan biaya Rp11,5 Miliar.

“Alhamdulillah mimpi masyarakat Buluroto untuk memiliki jembatan menuju Desa Tutup, Tunjungan akan kita wujudkan bersama. InsyaAllah akan kita bangun tahun depan (2023). Tahun ini masuk tahap perencanaan dan pembebasan lahannya,” ucap Bupati, di sela-sela menghadiri pengajian umum Tasyakuran Manganan, Khotmil Qur’an Haul Sunan Pojok di Dukuh Pojok, Desa Buluroto, Kecamatan Banjarejo, Kamis malam (26/5/2022).

Baca Juga :   Hasilkan Dalang Muda Berbakat, Regenerasi Dalang di Blora Berjalan Baik

Bupati juga meminta kerja sama kepada masyarakat Buluroto yang terdampak akses jembatan untuk mendukung proses pembebasan lahan, demi kelancaran pembangunan.

“Karena ini untuk kepentingan bersama, untuk memperlancar akses penghubung Banjarejo menuju Tunjungan. Maka kami mohon masyarakat yang memiliki lahan bisa ikut mendukung pembangunan ini. Tentunya akan ada ganti rugi sesuai harga sewajarnya. Kemarin sudah kita sosialisasikan dengan Pak Kades dan DPU,” papar Bupati.

Harapannya, lanjut Bupati, jembatan di Buluroto akan menjadi jalan alternatif baru penghubung Banjarejo menuju Tunjungan yang selama ini menjadi salah satu pusat pendidikan.

“Jadi pelajar dari Banjarejo yang akan sekolah ke SMAN 1 Tunjungan, SMK Negeri 1 Blora, MAN, ataupun SMK Bhakti Husada hingga SMK Muhammadiyah tidak perlu lewat Kaliwangan. Langsung lewat jembatan baru dari Buluroto menuju Tutup. Mengurangi beban lalu lintas Jembatan Kaliwangan,” terang Bupati.

Baca Juga :   Cegah Penyebaran Corona, Klenteng Hok Tik Bio Blora Tak Gelar Perayaan Imlek

Kemudian, dampak positif jika jembatan sudah jadi adalah, mempermudah akses masyarakat untuk lebih dekat ketika berbelanja kebutuhan sayuran.

“Karena Buluroto ini dikenal sebagai pusatnya petani sayur seperti bayam, kangkung, daun ketela, dan lain sebagainya. Jalur ke Pasar Sido Makmur juga lebih dekat. Semoga pembangunnya bisa berjalan lancar,” pungkas Bupati.

Sementara itu, Kades Buluroto, Margono, menyampaikan bahwa jumlah warganya yang akan terkena pembebasan lahan pembangunan jembatan baru ini ada 9 KK.

“Kami masyarakat Desa Buluroto siap mendukung program Pak Bupati ini. Apalagi dulu beliau pernah meninjau langsung titik lokasi jembatannya di barat Makam Desa Buluroto. Ini nanti ada lahan milik 9 warga yang kena ganti rugi. Lahan berupa ladang dan tegalan, tidak ada yang pemukiman. Kita siap mengawal kelancarannya,” ucap Kades Margono.

Baca Juga :   Kepala Dinporabudpar Blora Semangati Atletnya di PON XX Papua

Menurut Margono, sebelumnya pada hari Rabu (25/5/2022), dirinya juga sudah diundang DPUPR Kabupaten Blora untuk mengikuti Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Jembatan Buluroto – Tutup bersama seluruh stakeholder terkait. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral

Komentar