5 Saham dengan Potensi Pergerakan Harga Signifikan Selasa, 21 April 2026

Mitrapost.comIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Senin (20/4/2026) dibuka menguat 0,39 persen ke level 7.663,40.

IHSG cenderung konsolidasi (sideways) dengan volatilitas moderat. Kondisi market bullish terbatas dan rawan pullback cepat.

Berikut ini 5 saham dengan potensi pergerakan harga signifikan pada Selasa, 21 April 2026.

BBCA – Bank Central Asia

Sejumlah alasan yang menjadikan BBCA layak dilirik yaitu saham big cap defensif sehingga menjadi “safe haven” saat pasar sideways. Ada aksi insider buying direksi (sentimen positif) dan dari segi fundamental BBCA memiliki ROE tinggi dan NPL rendah, serta CASA kuat sehingga marginnya stabil.

BBCA berpotensi naik +3% – 6% di kisaran Rp6.600 — Rp6.800. Didukung aliran dana asing masuk ke bank besar dan stabilitas makro domestik. Namun ada risiko upside cenderung terbatas.

BBRI – Bank Rakyat Indonesia

BBRI memiliki eksposure ke UMKM sehingga recovery ekonomi domestik. Selain itu, sektor keuangan relatif kuat saat IHSG melemah.

BBRI berpotensi naik di kisaran Rp3.600 — Rp3.700 atau +4% – 8%. Didukung fundamental yang kuat yaitu laba konsisten tumbuh dan yield dividen menarik. Penyaluran kredit meningkat dan likuiditas tetap longgar.

Namun ada risiko karena BBRI sensitif terhadap perlambatan ekonomi dan kredit mikro lebih berisiko saat tekanan daya beli.

ADRO – Adaro Energy Indonesia

ADRO berpotensi naik di kisaran Rp2.700 — Rp2.800 atau +5% – 10%. Saham energi sempat tertekan sehingga ada peluang rebound (buy on dips) dan harga komoditas masih relatif tinggi.

Secara fundamental, ADRO memiliki cash flow kuat dan dividen besar. Didukung harga batubara global stabil dan rotasi sektor ke komoditas.

Namun ada risiko volatilitas harga komoditas tinggi dan sentimen ESG global.

TLKM – Telkom Indonesia

Saham TLKM layak masuk watchlist karena saham ini defensive dan undervalued dibanding historis. Selain itu, stabil saat market tidak pasti

Potensi kenaikannya mencapai +4% – 7% atau Rp3.200 — Rp3.300. Didukung dominasi market telco dan EBITDA kuat. Kemudian digital business growth dan efisiensi operasional.

Namun ada risiko pertumbuhan stagnan dan kompetisi operator seluler.

MYOR – Mayora Indah

Saham ini berpotensi naik di kisaran +5% – 9% atau Rp1.970 — Rp2.000. MYOR bergerak di sektor konsumer non-siklikal yang relatif kuat. Kemudian permintaan domestik stabil.

Secara fundamental Mayora merupakan brand kuat (ekspor + lokal) dan margin stabil. Didukung penguatan konsumsi domestik dan rupiah stabil.

Namun ada risiko kenaikan harga bahan baku dan pelemahan daya beli. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati