Kasus Kematian Sekdin PRKP Bangkalan yang Jasadnya Ditemukan di Bandara Juanda Masih Tinggalkan Misteri

Mitrapost.com – Kasus kematian Sekdin PRKP Bangkalan, inisial RYS (51), yang jasadnya ditemukan di parkiran Bandara Juanda beberapa waktu lalu masih menjadi misteri. Terkait kasus tersebut, Polda Jawa Timur ikut turun tangan dalam penyelidikan.

Jasad korban RYS sebelumnya ditemukan dalam mobil dengan kondisi sudah mengalami indikasi pembusukan pada Rabu (24/6/2026). Menurut pemeriksaan, korban diduga sudah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan.

Meski penyelidikan polisi sudah berjalan selama sekitar seminggu, pelaku hingga penyebab pasti kematian korban belum terungkap. Sementara, dugaan korban mengalami kekerasan berujung penghilangan nyawa semakin kuat berdasarkan hasil autopsi.

“Upaya sinergi dan kolaborasi semua pihak untuk dapat cepat mengungkap kasus ini akan terus kami lakukan. Mohon doanya mudah-mudahan segera tertangkap,” terang Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Jules Abraham Abast, Rabu (1/7/2026), dikutip CNN Indonesia.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Siko Sesaria Putra, mengatakan bahwa kasus kematian RYS masih dalam proses penyelidikan, dan hasil sementara mengarah pada dugaan tindak pidana pembunuhan.

“Masih lidik, nanti diinformasikan kalau sudah rilis resmi,” katanya.

Berdasarkan hasil autopsi jasad RYS oleh tim forensik RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, ditemukan luka robek pada cuping telinga kiri yang diduga disebabkan akibat kekerasan menggunakan benda tumpul.

“Pada pemeriksaan luar ditemukan luka robek pada cuping telinga kiri yang diduga akibat kekerasan benda tumpul,” terang Ketua Tim Humas RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, AKBP Ni Made Wiatini, Kamis (25/6/2025), dikutip Detik.

Selain itu, dokter juga menemukan pelebaran pembuluh darah pada selaput lendir mata dan bibir yang sudah berwarna kebiruan. Kondisi tersebut umumnya ditemukan pada kasus korban yang mengalami gangguan pernapasan hingga mati lemas.

“Selain itu terdapat pelebaran pembuluh darah pada kedua selaput lendir kelopak mata,” lanjut dia.

Tim forensik juga melakukan pemeriksaan pada organ dalam korban, menunjukkan lidah, epiglotis, dan saluran napas bagian atas, serta dinding lambung juga tampak berwarna merah kehitaman. Sementara, berdasarkan uji kosmalin, otot tangan kanan juga berwarna merah pucat.

“Hasil laboratorium forensik diperkirakan keluar sekitar satu minggu lagi. Saat ini kami belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kematian karena masih menunggu hasil uji toksikologi dan pemeriksaan laboratorium lainnya,” pungkas Ni Made. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati