IHSG Menguat, Kondisi Awal Pasar Saham Dukung Strategi Scalping untuk Hari Ini

Mitrapost.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,39% atau naik 25,45 poin ke level 6.625,39 pada awal perdagangan Rabu, 2 September 2026, di tengah tekanan pada sebagian besar bursa Asia akibat sentimen global dan kenaikan harga minyak.

Meski begitu, aktivitas pembelian saham (trading) bagi pelaku yang ingin bertransaksi tetap dapat dijalankan sebagaimana mestinya, sekalipun menggunakan metode scalping atau jangka pendek.

Justru, metode ini dijadikan sebagai salah satu pilihan untuk melakukan transaksi di tengah kondisi tersebut, karena tingginya volatilitas ketika pasar menurun justru dapat dijadikan sebagai peluang profit asalkan dilakukan dengan cara disiplin dan penuh strategi tepat.

Salah satu strategi yang bisa digunakan oleh pelaku (trader ) adalah memperhatikan buying average saham, yaitu cara pembelian saham yang sama selama beberapa kali pada harga yang berbeda, lalu menghitung rata-rata pembeliannya (average price).

Strategi ini digunakan dengan tujuan sebagai berikut;

  • Menurunkan harga rata-rata saat harga saham turun
  • Mengelola risiko saat pembelian saham
  • Mengoptimalkan posisi saat yakin dengan prospek sahamnya

Sementara itu, berikut kami berikan 5 saham yang cocok untuk scalping!

KOTA — PT DMS Propertindo Tbk

Diketahui, saham KOTA menarik terutama karena volatilitasnya dapat memberikan range intraday yang lebar. Untuk scalping hari ini, KOTA layak diambil apabila tekanan jual awal berhasil diserap dan muncul reversal dengan volume yang meningkat.

ANTM — PT Aneka Tambang Tbk

Diketahui, saham ANTM memiliki likuiditas tinggi dan katalis dari bisnis emas serta komoditas. Untuk scalping, karakter tersebut membuat ANTM lebih mudah diperdagangkan ketika terjadi breakout atau rebound intraday.

Setup terbaik adalah menunggu konsolidasi setelah opening, kemudian masuk ketika high intraday ditembus dengan volume yang meningkat—bukan mengejar kenaikan vertikal.

EMAS — PT Merdeka Gold Resources Tbk

Diketahui, saham EMAS merupakan kandidat momentum sektor emas. Pergerakannya dapat menjadi agresif ketika sentimen terhadap emas menguat.

IATA — PT Karya Pacific Energy Tbk

Diketahui, saham IATA menarik untuk scalping karena memiliki momentum korporasi yang sangat kuat setelah pergantian pengendali. Saham ini bahkan melonjak 51,32% dalam periode 3–7 Agustus.

MBMA — PT Merdeka Battery Materials Tbk

Diketahui, saham MBMA memiliki likuiditas tinggi dan eksposur terhadap ekosistem nikel/baterai. Yang paling penting untuk scalping hari ini, MBMA tercatat memperoleh net buy asing sekitar Rp183,2 miliar pada 1 September, sehingga aliran dana mendukung momentum. (*)

Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati