Menatap Pembukaan Pekan: Potensi Technical Rebound Saham Perbankan dan Infrastruktur Digital

Mitrapost.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat di level 6.036,89 (naik 0,46% atau 27,39 poin) pada perdagangan Jumat, 2 Oktober 2026, terinspirasi oleh aksi akumulasi saham perbankan big-cap dan barang konsumen primer yang berhasil menahan tekanan jual lanjutan dari sektor teknologi dan properti.

Untuk perdagangan Senin, 5 Oktober 2026, IHSG diproyeksikan bergerak sideways cenderung menguat terbatas dengan rentang support berada di kisaran 6.120–6.140 dan area resistance terdekat pada level 6.200–6.230.

BBRI — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

Diketahui, saham BBRI menampilkan sinyal pembentukan landasan (base building) yang kuat di area support psikologis, terlihat dari penutupan perdagangannya di angka Rp3.080.

Arus akumulasi bertahap dari investor domestik dan ketahanan segmen UMKM menyelamatkan peluang technical rebound harian menuju area resistance terdekat, dengan kisaran Rp3.120 – Rp3.180.

INDF – PT Indofood Sukses Makmur Tbk

Sektor barang konsumen primer seperti INDF terus menjadi pilihan alokasi modal defensif saat indikator teknikal indeks bergerak konsolidatif, terlihat dari penutupan perdagangannya di angka Rp6.825.

Ketahanan margin laba operasional dan tingkat konsumsi domestik yang stabil menopang pergerakan INDF untuk menguji batas atas harian secara bertahap, dengan kisaran Rp6.925 – Rp6.950.

UNTR – PT United Tractors Tbk

Diketahui, saham UNTR ditopang oleh kinerja operasional segmen kontraktor penangkapan yang konsisten serta kestabilan permintaan alat berat, terlihat dari penutupan perdagangannya di angka Rp26.000.

Terbentuknya tersingkirnya harga di atas titik bawah harian memberikan konfirmasi teknikal untuk potensi kenaikan UNTR yang diukur pada awal pekan, dengan kisaran Rp26.700 – Rp27.200.

MEDC – PT Medco Energi Internasional Tbk

Pergerakan saham MEDC mendapatkan sentimen positif dari kestabilan harga komoditas energi global, terlihat dari penutupan perdagangannya di angka Rp1.375

Volume transaksi yang terjaga baik pada sesi penutupan pekan lalu menunjukkan adanya minat akumulasi beli untuk menguji kisaran resistensi harian, dengan kisaran Rp1.410 – Rp1.460.

TLKM — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk

Saham TLKM telah berada di area konsolidasi jenuh jual (oversold zone) jangka pendek, terlihat dari penutupan perdagangannya di angka Rp2.250.

Dengan valuasi yang relatif atraktif dan posisi strategis di sektor infrastruktur telekomunikasi seperti TLKM, peluang bargain hunter atau pembelian pada harga rendah berpotensi memicu pembalikan ke arah teknikal harian, dengan kisaran Rp2.260 – Rp2.320. (*)

Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati