Pemalang, Mitrapost.com – Bantuan beras paceklik telah disalurkan kepada sebanyak enam ribu nelayan di wilayah Kabupaten Pemalang.
Bantuan tersebut disalurkan oleh pemerintah Kabupaten setempat.
Berdasarkan keterangan dari Ketua KUD Mina Misoyo Makmur Desa Asemdoyong, Suroso mengatakan bahwa pada 2023, bantuan beras paceklik bagi nelayan Mina Misoyo Makmur Asemdoyong kurang lebih sebanyak 48 ton. Sehingga setiap orang menerima 8 kilogram beras.
“Jadi yang namanya beras paceklik itu sesuai dengan keputusan rapat ART itu. Setiap lelang dikenakan 0,50 persen yang dihitung dari Januari sampai Desember. (Bantuan) yang dikeluarkan pada musim paceklik, yaitu tak ada orang melaut,” terangnya, di Tempat Pelelangan Ikan Desa Asemdoyong, Kecamatan Taman, beberapa waktu lalu.
Bantuan beras tersebut, imbuh Suroso, diberikan khusus kepada para nelayan di wilayah kerja KUD Mina Misoyo Makmur, antara lain Desa Asemdoyong, Danasari, Kabunan, dan Nyamplungsari.
Di lain sisi, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang, Mansur Hidayat menyampaikan bahwa beras paceklik diberikan setiap Desember dan Januari. Tujuannya, untuk meringankan beban masyarakat, khususnya para nelayan di Desa Asemdoyong, yang tidak bisa melaut karena cuaca buruk.
Dengan adanya bantuan tersebut, ia berharap akan ada pengembangan teknologi yang dapat memudahkan nelayan menemukan lokasi ikan, dengan alat pendeteksi. Dengan begitu, kerja nelayan bisa lebih efektif, efisien, dan mengurangi penggunaan BBM kapal yang digunakan nelayan.
“Dengan pendeteksi ikan, nanti nelayan jadi tahu jurusannya ke mana untuk mencari ikan, sehingga lebih efektif, efisien dan mengurangi BBM,” tutur Mansur.
Salah seorang nelayan asal Asemdoyong, Ramdom mengatakan, bantuan beras paceklik dari Koperasi KUD Mina Miyoso Makmur Asemdoyong sudah menjadi tradisi. Di saat nelayan tidak melaut, kata Romdon, koperasi membagikan beras paceklik.
“Sudah dipotong dari setiap kita melakukan pelelangan 0,50 persen, dan sudah tradisi tiap akhir tahun ketika kita tidak melaut, pasti diadakan beras paceklik,” ungkap Romdon. (*)
Redaksi Mitrapost.com