Mitrapost.com – Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan kondisi umum yang dapat memengaruhi siapa pun, baik pria maupun wanita, namun lebih umum terjadi pada wanita.
ISK dapat memengaruhi bagian saluran kemih, seperti kandung kemih (sistitis), uretra (uretritis), atau ginjal (pielonefritis).
Kondisi tersebut, dapat menyebabkan ketidaknyamanan yang signifikan dan memerlukan perawatan yang tepat untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
Berikut ini gejala, penyebab, dan pengobatan ISK, diantaranya:
Gejala Infeksi Saluran Kemih:
- Nyeri saat Buang Air Kecil
Salah satu gejala paling umum dari ISK adalah nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil.
Hal tersebut, dapat terjadi karena iritasi pada saluran kemih akibat infeksi.
- Frekuensi Buang Air Kecil yang Meningkat
Penderita ISK mungkin merasakan keinginan untuk buang air kecil lebih sering dari biasanya. Namun, jumlah urine yang dikeluarkan bisa sedikit.
- Urine Berwarna Gelap atau Berbau Tak Sedap
Infeksi pada saluran kemih dapat menyebabkan perubahan pada warna dan bau urine. Biasanya, urine menjadi lebih gelap dan berbau lebih kuat daripada biasanya.
- Nyeri di Perut Bawah atau Punggung Bawah
Beberapa orang dengan ISK juga mengalami nyeri di bagian perut bawah atau punggung bawah, terutama jika infeksi telah menyebar ke ginjal.
- Gejala Umum
Gejala lain yang mungkin muncul termasuk demam, menggigil, kelelahan, dan mual.
Penyebab Infeksi Saluran Kemih:
Infeksi Saluran Kemih biasanya disebabkan oleh bakteri yang memasuki saluran kemih dan berkembang biak di sana. Bakteri yang paling umum menyebabkan ISK adalah Escherichia coli (E. coli). Bakteri tersebut, biasanya ditemukan di usus dan area sekitarnya.
Faktor-faktor risiko untuk ISK meliputi:
- Anatomi Tubuh
Wanita memiliki risiko lebih tinggi untuk ISK karena uretra mereka lebih pendek dibandingkan dengan pria, memudahkan bakteri untuk mencapai kandung kemih.
- Aktivitas Seksual
Hubungan seksual dapat meningkatkan risiko ISK pada wanita karena aktivitas ini dapat memindahkan bakteri dari daerah genital ke saluran kemih.
- Menopause
Penurunan kadar hormon estrogen selama menopause dapat mengurangi keasaman vagina dan membuat wanita lebih rentan terhadap infeksi.
Pengobatan Infeksi Saluran Kemih:
Pengobatan ISK tergantung pada berbagai faktor, termasuk jenis bakteri yang menyebabkan infeksi, keparahan gejala, dan riwayat medis individu. Pengobatan umum meliputi:
- Antibiotik
Dokter biasanya meresepkan antibiotik untuk mengobati ISK. Pemilihan antibiotik tertentu tergantung pada jenis bakteri yang menyebabkan infeksi dan sensitivitasnya terhadap antibiotik tertentu.
- Minum Banyak Cairan
Minum banyak cairan, terutama air, dapat membantu membersihkan bakteri dari saluran kemih.
- Obat Pereda Nyeri
Untuk mengurangi gejala seperti nyeri saat buang air kecil, dokter mungkin meresepkan obat pereda nyeri seperti ibuprofen atau paracetamol.
- Penghindaran Irritan
Menghindari minuman atau makanan yang dapat mengiritasi saluran kemih, seperti alkohol, kafein, dan makanan pedas, juga dapat membantu mempercepat penyembuhan.
Penting untuk menghubungi dokter jika mengalami gejala ISK untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang sesuai. Selain itu, langkah-langkah pencegahan seperti menjaga kebersihan diri dan minum banyak cairan juga dapat membantu mengurangi risiko ISK. (*)
Redaksi Mitrapost.com