Pati, Mitrapost.com – Puluhan rumah di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati masih terendam banjir akibat luapan Sungai Silugonggo.
Pantauan Mitrapost.com pukul 11.00 WIB banjir terlihat menggenangi beberapa ruas jalan desa serta rumah warga.
Salah satu warga Desa Doropayung yang rumahnya dekat aliran Sungai Silugonggo RT 01 RW 01, Lia mengatakan, banjir mulai masuk ke dalam rumah pada hari Kamis, (06/02/2025) malam. Banjir tersebut, dia berkata, memang terjadi karena curah hujan tinggi sehingga Sungai Silugonggo meluap.
“Mulai masuk lagi itu Kamis malam sudah mulai masuk terus biasanya kalau pagi surut ini enggak, masih tergenang naik, naik, naik, sampai sore itu sepaha,” kata Lia di rumahnya yang tergenang banjir.
Kemudian, kata dia, di hari Sabtu ini (08/02/2025), banjir sudah mulai surut sekitar 5 centimeter. Meski begitu, aktivitas sehari-hari menjadi terganggu.
“Terus di dalam rumah selutut. Baru tadi pagi airnya turun,” ungkapnya.
Kasi Pemerintahan Desa Doropayung, Soleh, mengatakan bahwa banjir akibat luapan Sungai Silugonggo merupakan kali kedua di tahun 2025.
Diketahui banjir sebelumnya terjadi pada tanggal 2 Februari 2025. Kini banjir pun mulai merendam rumah warga.
“Tanggal 2 Februari sempat surut, kembali lagi tanggal 7 Februari mulai tergenang. Apalagi dapat kiriman dari Kudus dan sekitarnya jadi airnya semakin tinggi,” kata Saleh.
Setidaknya dia mencatat per hari Sabtu (08/02/2025) masih ada 16 rumah yang terendam.
“Untuk tanggal 7 kemarin sore hari jam 17.30 WIB itu ada 62 rumah, tetapi kalau pagi ini kembali lagi ke semula ada 16 rumah yang terendam,” jelasnya.
Kedalaman air di jalan desa, dia menyebut kurang lebih sekitar 20 sampai 50 centimeter. Hal ini juga dipengaruhi dengan waktu.
“Ya, di daerah hilir itu dipengaruhi pasang surut air laut, jadi pada sore kita nambah kalau pagi kita surut,” pungkas dia.