5 Bahan Pengganti Santan, Bisa Kurangi Asupan Kolestrol di Hari Raya

Mitrapost.com – Masakan hari raya erat kaitannya dengan makanan bersantan, opor, sup, kari, nasi uduk, hingga kue-kue tradisional. Santan memberikan rasa gurih, sehingga menambah kelezatan makanan khas nusantara.

Meski membuat masakan semakin sedap, perlu dihindari makan makanan bersantan secara berlebihan karena bisa meningkatkan kadar kolestrol tubuh. Studi dalam jurnal Circulation (2020) menunjukkan bahwa konsumsi santan dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) signifikan.

Santan sebaiknya dihindari oleh pengidap maag, GERD, asam urat, kolesterol tinggi, dan penyakit jantung karena kandungan lemak jenuhnya yang tinggi.

Namun, Anda tidak perlu khawatir karena ada beberapa bahan yang bisa menjadi pengganti santan dalam masakan. Lantas, apa saja bahan tersebut? Simak daftarnya berikut ini, dilansir dari laman HelloSehat!

Susu almond

Susu almond tanpa pemanis bisa menjadi pengganti santan untuk pembuatan kue. Setiap 100 ml susu almon mengandung kalori sekitar 15 kcal, jumlah ini setengah dari total kalori santan dalam takaran yang sama.

Susu kedelai

Selain susu almond, susu kedelai tanpa pemanis juga bisa menjadi pengganti santan dalam pembuatan makanan. Anda bisa mengganti santan dengan susu kedelai dengan perbandingan yang sama, misalnya 100 ml santan diganti dengan 100 ml susu kedelai.

Susu kedelai merupakan salah satu sumber protein nabati yang memiliki kandungan lemak sedikit lebih rendah daripada santan. Susu kedelai 240 ml mengandung 7 gram protein, sedangkan santan hanya mengandung 0,5 gram protein dalam takaran yang sama.

Susu evaporasi

Susu evaporasi adalah susu sapi yang dipanaskan hingga kadar airnya berkurang sekitar 60%. Susu ini juga dikenal sebagai susu kental tanpa gula. Teksturnya yang lebih kental dapat dimanfaatkan untuk menggantikan santan pada beberapa jenis masakan, seperti kue basah dan sup.

Namun, perlu diketahui bahwa makanan yang dibuat dari susu sapi ini mungkin tidak cocok bagi sebagian orang yang mengalami intoleransi laktosa.

Tahu sutra

Produk kedelai seperti tahu sutra juga bisa menjadi pengganti santan pada masakan sejenis sup, kari, hingga beberapa jenis saus. Tahu sutra dibuat dengan proses koagulasi atau pemadatan bubur kedelai yang dicetak menjadi balok-balok tahu.

Tahu sutra memiliki kandungan air cukup tinggi. Dengan demikian, tekstur tahu sutra dapat menyatu dengan baik jika dicampurkan dengan susu kedelai untuk memberikan kegunaan yang sama dengan santan.

Susu beras

Susu beras bisa menjadi alternatif pengganti santan, terutama untuk masakan manis seperti kue tradisional atau dessert, karena rasanya yang netral dan hypoallergenic. Studi dalam Journal Of Food Science And Technology (2017) menemukan bahwa susu beras ini bisa menjadi alternatif pengganti santan yang paling minim risiko menyebabkan alergi. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati