Mitrapost.com – Keluarga jurnalis korban pembunuhan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menduga ada tindakan pemerkosaan sebelum dibunuh. Dugaan ini berasal dari temuan cairan putih (sperma) dan luka lebam di area kemaluan korban.
Atas temuan tersebut, keluarga korban Juwita melalui kuasa hukumnya, Muhamad Pazri meminta penyidik Detasemen Polisi Militer Pangkalan TNI Angkatan Laut (Denpomal) Banjarmasin mendalami temuan tersebut.
“Namun, yang menjadi sorotan utama adalah temuan cairan putih (sperma) di rahim korban dengan volume cukup banyak, terdapat juga luka-luka, ini harus didalami kata kuasa hukum dari keluarga korban,” katanya, Rabu (2/4/2025), dikutip CNN Indonesia.
Sebelumnya, korban Juwita ditemukan meninggal dunia di Gunung Kupang, Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, pada Sabtu (22/3/2025). Jasadnya tergeletak di tepi jalan bersama sepeda motor miliknya, sehingga sempat muncul dugaan kecelakaan.
Namun, setelah didalami lewat serangkaian pemeriksaan, termasuk kecurigaan karena tidak ada tanda-tanda kecelakaan berdasarkan luka-luka korban, serta hilangnya alat komunikasi milik korban, kasus ini diyakini sebagai kasus pembunuhan.
Tak lama setelahnya, kasus ini juga menyeret kekasih korban yang merupakan anggota TNI AL sebagai terduga pelaku. Pengacara keluarga menyebut prajurit berinisial J itu juga telah memperkosa korban sebanyak dua kali. Peristiwa tersebut diduga terjadi di rentang waktu 25-30 Desember 2024 dan pada 22 Maret 2025.
“Berdasarkan alat bukti, kami sampaikan bahwa korban mengalami kekerasan seksual, ini adalah pemerkosaan,” terang Muhamad Pazri, dilansir Antara.
Sebelumnya, Komandan Polisi Militer Lanal Balikpapan Mayor Laut (PM) Ronald L Ganap mengonfirmasi keterlibatan oknum TNI AL dalam peristiwa tersebut.
Di TKP, polisi menemukan laptop korban yang berisi chat korban dengan kekasihnya. Berdasarkan bukti percakapan tersebut, korban diminta datang menemuinya. Sang kekasih juga mengirim chat berisi petunjuk arah. Setelahnya, korban diduga diserang.
“Benar, pembunuhan dilakukan oknum TNI AL pangkat I berinisial J,” jelasnya dilansir dari Detik. (*)

Redaksi Mitrapost.com