Pati, Mitrapost.com – Wajah Kabupaten Pati tahun 2025 ini bakal segera direnovasi di beberapa titik. Tujuannya untuk mempercantik nuansa yang ada di kota.
Adapun beberapa tempat yang akan direnovasi diantaranya yaitu Masjid Baitunnur, GOR Pesantenan, pepohonan di pusat kota, trotoar dan jalan raya dari SMP Negeri 4 Pati ke arah barat sepanjang 2,5 kilometer.
Masjid Baitunnur Pati
Bupati Pati Sudewo menyampaikan bahwa renovasi Masjid Baitunnur telah dianggarkan sebesar Rp15 miliar. Perencanaan waktu renovasi masih dirundingkan lebih lanjut.
Dia berharap dengan anggaran itu, Masjid Baitunnur akan semakin cantik dan megah. Sehingga menjadi ikon Pati yang membanggakan.
Terlebih, Sudewo telah mempersiapkan arsitektur terbaik di Indonesia untuk merancang renovasi Masjid Baitunnur.
“Kemudian di Kota Pati ini di tahun 2025 itu adalah renovasi Masjid Baitunnur, masjid kebanggaan kita itu anggarannya Rp15 miliar. Tidak tanggung-tanggung, memang nanti betul-betul berubah ditangani oleh arsitektur terbaik di Indonesia,” ujar Sudewo, belum lama ini kepada Mitrapost.com.
Gor Pesantenan
Selanjutnya, selain Masjid Baitunnur, Sudewo telah merencanakan renovasi GOR Pesantenan Pati. Langkah ini bertujuan meningkatkan sarana olahraga teruntuk masyarakat Bumi Mina Tani.
Alokasi anggaran yang telah disiapkan Pemkab Pati untuk renovasi Gor Pesantenan, kata Sudewo mencapai Rp6 miliar. Renovasi itu meliputi bagian dalam dan luar bangunan.
“Kemudian Gor Pesantenan itu juga kami renovasi, internalnya maupun luarnya. Itu Rp6 miliar tapi belum menyentuh halaman,” jelasnya.
Pepohonan dan Trotoar di Pusat Kota
Sudewo juga merencanakan pepohonan yang ada di pusat kota akan segera dirapikan. Tujuan itu demi menampilkan tata letak pohon supaya lebih bagus. Sudewo berkata bahwa anggaran yang telah disiapkan sebesar Rp150 juta.
“Kemudian pepohonan itu kita tata oleh konsultannya, kita tunggu konsultan untuk menata pepohonan, potong-potong pohon kita siapkan anggaran Rp150 juta,” ujarnya.
Selain itu, desain trotoar yang banyak naik turunnya juga bakal dilakukan renovasi. Karena, kondisi tersebut dinilai kurang ramah terhadap pejalan kaki.
Dia mengungkapkan bahwa anggaran yang akan digunakan merupakan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Trotoar itu, tambah dia, masih dalam proses pendesainan. Direncanakan bakal ditangani oleh konsultan terbaik.
“Terus trotoar, trotoar nanti dari anggaran pemerintah pusat (Kementerian PUPR) sekarang ini sedang di desain itu juga ditangani oleh konsultan yang betul-betul profesional,” paparnya.
Ruas Jalan Sepanjang 2,5 Kilometer
Selain itu, ruas jalan berada di SMP Negeri 4 Pati ke arah barat sampai Margorejo dengan panjang 2,5 Kilometer, direncanakan bakal dijadikan dua lajur. Hal itu demi kelancaran lalu lintas.
“Kemudian ruas jalan dari SMP Negeri 4 Pati ke arah Barat Margorejo kira-kira panjang 2,5 kilometer nanti dibuat 2 lajur. Jadi jalur lambat yang sekarang ini ada itu nanti di bongkar menjadi pelebaran jalan raya,” jelasnya. (*)
Redaksi Mitrapost.com