oleh

Video : 8 Persen Dana Desa Dialokasikan untuk Mendukung PPKM Mikro

Rembang, Mitrapost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang lakukan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penggunaan Dana Desa untuk Mendukung Pelaksanaan PPKM Mikro, Kamis (10/6/2021). Rapat tersebut menyusul lonjakan kasus Covid-19 yang membuat Kabupaten Rembang saat ini masuk ke dalam zona oranye.

Tercatat, dari total 287 desa di Kabupaten Rembang, 110 di antaranya menjadi klaster penyebaran Covid-19. Maka dari itu, Dinpermades Rembang menyosialisasikan tentang alokasi dana desa untuk mendukung pelaksanaan PPKM Mikro tersebut.

BPKAD Pati

Sulistiyono selaku Kepala Dinpermades Rembang menjelaskan, minimal 8 persen dari dana desa yang ada, yakni kisaran Rp70 juta harus dioptimalkan untuk apapun yang berkaitan dengan penanganan Covid-19 di tingkat desa.

Seperti misalnya, untuk pengadaan masker, disinfektan, fasilitas cuci tangan, APD, pembuatan posko Covid-19 dan banner imbauan, hingga biaya untuk melakukan rapid test.

“Sampai detik ini 8 persen dana desa itu sudah masuk ke rekening masing-masing desa. Pokoknya harus benar-benar dioptimalkan untuk menekan Covid-19 agar Rembang tidak sampai masuk zona merah,” jelasnya.

Selain itu, dana desa tersebut juga bisa digunakan untuk menyuplai logistik bagi masyarakat yang tengah melakukan isolasi mandiri. Baik berupa makanan, vitamin, maupun hal-hal yang dibutuhkan selama menjalani isolasi mandiri.

Hanya saja, Sulistiyono menekankan bahwa penggunaan dana desa dalam kasus ini harus betul-betul tepat sasaran. Dengan kata lain yang berhak mendapatkan akomodasi dana tersebut hanya masyarakat yang terindikasi positif Covid-19.

Komentar

Berita Terkait