Mitrapost.com – Saat mata terbuka di pagi hari menjadi awal penting bagi tubuh dalam melakukan aktivitas seharian nantinya. Untuk itu, beberapa kebiasaan penting bisa dilakukan agar tubuh tetap kuat menjalankan rutinitas harian.
Sejumlah kebiasaan baik dapat dilakukan untuk terhindar dari stres.
-
Minum air putih
Segera setelah membuka mata, usahakan minum setidaknya segelas air sebelum kita menikmati secangkir teh atau kopi.
Minum air putih saat bangun pagi dapat meningkatkan fungsi kognitif kita, nembuat pikiran kita lebih jernih, memperbaiki suasana hati dan energi, hingga menjaga keseimbangan emosi. Kita juga hanya perlu meluangkan waktu sekian detik untuk minum air putih di pagi hari. Agar kebiasaan ini lebih mudah dibangun, kita dapat menyiapkan air putih tersebut sebelum tidur.
-
Jalan ke luar rumah
Berjalan di luar ruangan bisa membantu kita untuk memulai hari dengan tenang dan lebih terkontak dengan bumi (grounding). Selain itu, membiarkan tubuh kita disinari matahari juga baik untuk menstimulasi serotonin, hormon yang membantu meningkatkan suasana hati.
-
Bersyukur
Luangkan sedikit waktu untuk melihat kembali hal-hal baik dalam hidup kita. Kita bahkan bisa menuliskan daftarnya di dalam pikiran kita kemudian membagikannya pada orangtua pasangan atau anak kita atau menulisnya pada buku jurnal
-
Jangan cek ponsel segera setelah bangun pagi
Jika kita mengisi daya ponsel semalaman atau menggunakannya sebagai alarm, melihat ponsel akan cenderung menjadi aktivitas pertama yang kita lakukan saat bangun pagi. Hindari hal itu. Sebab, kita akan dengan mudah membuang waktu kita melihat-lihat media sosial, internet, atau hal lainnya di ponsel kita selama beberapa menit atau lebih lama lagi.
Menurut psikolog klinis dari Wellspace SF, Gina Delucca, kebiasaan buruk melihat ponsel saat bangun pagi akan membuat seseorang langsung berada pada “mode kerja” sehingga lebih mudah cemas tentang hari yang akan mereka hadapi, bahkan sebelum bangun dari tempat tidur.
Sama halnya dengan orang-orang yang membuka media sosial atau membaca berita ketika membuka mata. Semua kebiasaan itu dapat memicu kecemasan, apalagi jika kita membaca sesuatu yang negatif atau mengerikan. Untuk menghindarinya, letakkan ponsel di tempat yang jauh dari tempat tidur atau jauh dari jangkauan kita. Kita juga bisa menggunakan jam meja sebagai alarm dan meletakan ponsel di luar kamar tidur.
-
Ambil napas dalam
Ketika merasakan kecemasan, kita mungkin merasakan bahwa napas kita menjadi lebih cepat dan pendek, bukan panjang dan dalam. Delucca menjelaskan, itu adalah respons alami tubuh terhadap stres dan daat muncul bersamaan dengan sensasi fisik lain, seperti detak jantung cepat, pusing, hingga sakit perut.
Kita memang tidak bisa mengontrol sensasi tersebut, namun kita bisa mengontrol napas dan menggunakan napas untuk membantu tubuh lebih rileks.
Napas yang panjang dan dalam dapat menstimulasi sistem saraf parasimpatik untuk memproduksi perasaan tenang.
-
Meditasi
Tidak ada cara yang lebih baik untuk menenangkan pikiran selain melakukan meditasi.
Ketika pikiran melayang, cobalah segera mengembalikannya untuk fokus pada napas. Kita bisa duduk dalam keheningan, mendengarkan musik yang membuat rileks, atau menggunakan panduan meditasi dari aplikasi dan YouTube. Selama melakukan meditasi, kita juga bisa mengucap pada diri sendiri kalimat seperti “saya aman dan saya akan baik-baik saja”.
-
Sarapan bergizi
Menurut Chambers, suasana hati kita akan sangat dipengaruhi oleh apa yang kita makan. Usahakan sarapan sehat yang mengandung protein, lemak sehat, serat, hingga karbohidrat kompleks. Karbohidrat rafinasi, seperti donat atau sereal, bisa menyebabkan lonjakan gula darah dan membuat kita demakin sulit mengontrol emosi, sehingga berujung pada cemas.
Namun, bukan berarti kita tidak boleh menyantap makanan seperti croissant atau kue cokelat di pagi hari sama sekali. Sesekali tentu boleh saja, namun pastikan tidak menjadikannya menu sarapan rutin.
-
Membaca buku
Daripada langsung membaca berita atau membuka media sosial di pagi hari, Perez merekomendasikan untuk membaca buku yang membuat kita terinspirasi.
-
Menggerakkan tubuh
Menurut Delucca, berolahraga di pagi hari bisa meningkatkan fokus dan energi kita sepanjang hari, membuat tidur malam kita lebih nyenyak, dan membantu meredakan kecemasan. Tak hanya itu, olahraga di pagi hari juga bisa meningkatkan suasana hati karena tubuh mendapatkan suntikan endorfin dan perasaan mampu menyelesaikan sesuatu ketika kita memulai hari.
Kita bisa melakukan olahraga apa saja, baik itu yoga, lari, jalan kaki, menarik, bersepeda, atau bahkan sekadar melakukan peregangan. Penting pula untuk dicatat bahwa beberapa orang merasakan jenis olahraga tertentu malah bisa memicu kecemasan alih-alih meredakannya. (*)
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram
Redaktur: Atik Zuliati
Redaksi Mitrapost.com






