oleh

Pemerintah Pusat Perintahkan Harga PCR Turun, Pati Masih Harga Lama

Pati, Mitrapost.com – Harga tes PCR di Kabupaten Pati masih tinggi atau masih menggunakan harga lama. Padahal pemerintah pusat memerintahkan penurunan biaya iuran tes untuk mendeteksi Covid-19 itu.

Awalnya, biaya tes PCR berkisar Rp1 juta. Harga ini dinilai terlalu mahal dan memberatkan masyarakat yang ingin mengetahui kondisi kesehatannya. Sehingga Pemerintah Pusat mematok biaya tes PCR sebesar Rp500 ribu atau mengalami penurunan 50 persen.

Pbb - Mitrapost.com

Banner Bphtb - Mitrapost.com

Penurunan harga tes PCR ini dilakukan berdasarkan Surat Edaran (SE) Dirjen Pelayanan Kesehatan No. HK.02.02/I/2824/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan Reserve Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Pati Subawi beralasan harga reagen juga masih cukup tinggi untuk area Pati. Sehingga pihaknya saat ini masih menggunakan harga yang lama.

Baca Juga :   Guru Honorer di Pati Berharap Pemerintah Perhatikan Hak-Hak Pendidik

“Ya ada imbauan dari Pak presiden untuk PCR ini bisa kisarannya Rp450-550 ribu. Namun karena di Pati ini pembelian reagen yakni bahan yang digunakan pemeriksaan itu masih harga lama, untuk sementara ini di habiskan dulu,” katanya saat ditemui di tempat kerjanya.

Subawi memastikan pihaknya berencana menurunkan harga layanan tes polymerase chain reaction (PCR) setelah reagan sudah habis.

Pihaknya berharap penurunan harga bisa terealisasikan. Sehingga pemeriksaan yang ada di kabupaten Pati dapat terlaksana kembali.

“Namun, dimohonkan sesuai Pak Bupati kemarin harga reagennya bisa turun sehingga kita bisa melayani pemeriksaan,” katanya.

Subawi sendiri melanjutkan, dalam kisaran harga nantinya di Pati terkait PCR ini angka yang tepat mencapai nominal Rp400 ratusan. Hal ini merupakan hitungan dari batas yang telah di tentukan oleh pemerintah pusat yang mematok harga PCR antara Rp550ribu-an sampai Rp450 ribu-an.

Baca Juga :   PPKM Darurat Berjalan 12 Hari, Satpol PP Pati Keruk Denda Rp20 Juta

“Tadi dari presiden kan Rp450-550 ribuan. Kalau dihitung-hitung ya sekitar Rp495 ribu kira-kira. Tapi pastinya kita hitung kembali,” tandasnya. (*)

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait