oleh

Penanganan Tingkat Hulu Jadi Kunci Keberhasilan Redam Lonjakan Covid-19

Kudus, Mitrapost.com – Penanganan tingkat hulu menjadi salah satu kunci keberhasilan untuk meredam lonjakan kasus Covid-19.

Penanganan ini pun telah diterapkan oleh pemerintah kabupaten Kudus beberapa waktu lalu Ketika mengalami pelonjakan kasus Covid-19.

Pbb - Mitrapost.com

Banner Bphtb - Mitrapost.com

Keberhasilan Pemkab Kudus dalam menekan angka penyebaran Covid-19 mendapat apresiasi berbagai pihak. Termasuk Pansus Penanggulangan COVID-19 DPRD Provinsi yang secara khusus hadir di Kabupaten Kudus. Kehadiran rombongan yang dipimpin Ketua Pansus, A. Baginda Muhammad Mahfuz, disambut hangat oleh Bupati Kudus, Hartopo didampingi Ketua DPRD Kudus di Ruang Pertemuan Gedung Setda lt. 4, Rabu (1/9).

Dalam diskusi tersebut dibahas mengenai penanganan Covid-19 di kabupaten Kudus sebagai role model. Serta poin-poin diskusi akan digunakan sebagai bahan evaluasi.

Baca Juga :   Tahun 2020, Kemenag Kudus Mencatat 17 Perempuan Menikah Pada Usia di Bawah 19 Tahun

“Kudus ini menjadi role model penanganan Covid-19. Dari Kudus berharap mendapat masukan penanganan Covid-19, termasuk persoalan vaksinasi dan sabagainya,” ungkapnya.

Bupati Kudus menyampaikan bahwa selama lonjakan kasus Covid-19 tersebut, ia merangkul seluruh pihak mulai perusahaan swasta, organisasi kemasyarakatan, ulama dan tokoh masyarakat dalam memperketat penerapan prokes demi menekan angka penularan.

“Kekompakan forkopimda merangkul stakeholder perusahaan, ulama, tokoh masyarakat, dan organisasi kompak dalam penanganan di masa PPKM,” katanya.

Tidak hanya itu, penanganan dari tingkat hulu atau satgas RT juga menjadi salah satu kunci keberhasilan untuk menekan lonjakan kasus ini.

Hartopo menjelaskan, setiap RT mempunyai satgas Jogo Tonggo yang berfungsi memantau dan melaporkan ke posko terpadu desa, jika ditemukan warga yang bergejala.

Baca Juga :   Berhasil Tangani Covid-19, Kudus Peroleh Apresiasi dari Stafsus Presiden

“Penganangan dari hulu tingkat satgas RT, warga yang sehat membantu yang sakit, dan yang mampu membantu yang tidak mampu. Juga sebagai pemantau apabila ada warganya yang bergejala,” jelas Hartopo. (*)

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait