oleh

Pemkab Dorong Peningkatan Harga Komoditas Pertanian

Magelang, Mitrapost.com – Pemerintah kabupaten Magelang dorong peningkatan harga komoditas pertanian. Selain itu, Pemkab juga intensif membantu para petani dengan Gerakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Beli hasil panen hortikultura.

Rabu (15/8/2021), ASN di Sekretariat Daerah (Setda) dan Bappeda Litbangda yang antusias membeli paket sayuran dari petani.

Pbb - Mitrapost.com

Banner Bphtb - Mitrapost.com

Gerakan ASN Beli Cabai ini merupakan upaya Pemkab Magelang dan seluruh komponennya untuk membantu dengan membeli produk petani. Total terdapat 2.224 paket yang dijual dari petani selama sepekan.

Dengan gerakan ini, diharapkan bisa menyeimbangkan suplai dan demand sehingga harga komoditas yang sedang anjlok bisa naik.

“Kita membantu petani untuk memasarkan produk pertaniannya yang saat ini harganya tidak menguntungkan,” kata Sekda Kabupaten Magelang, Adi Waryanto, Rabu (15/9/2021).

Baca Juga :   Lahan Pertanian Gunungwungkal Potensial untuk Berbagai Komoditas

Adi memastikan, Gerakan ASN Beli cabai petani ini terus berlanjut hingga harga hasil panen petani membaik. Nantinya jika posisi harga membaik dan jika ada ASN yang masih membutuhkan bisa menghubungi Dinas Pertanian dan Pangan yang merupakan pembina petani Kabupaten Magelang.

“Kami membuat surat edaran agar ASN ikut membantu hasil produk petani kita,” tegasnya.

Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang, Ade Sri Kuncoro mengatakan bahwa beberapa instansi juga menanyakan giliran untuk mengikuti gerakan membantu petani ini.

“Kantor BUMD juga seperti Bank Bapas 69, Bank Jateng, bahkan BNI juga sudah dan menanyakan kapan akan mendapat giliran lagi,” katanya di sela kegiatan tersebut.

Baca Juga :   Kasus Covid-19 di Temanggung Terus Menurun

Pada hari ini, ada 340 paket sayuran yang dijual oleh petani untuk para ASN. Dalam paket tersebut ada cabai merah keriting, cabai rawit serta sejumlah sayuran lain seperti sawi, terong, buncis dan selada. Setiap paket dijual seharga Rp20.000.

Ia mengatakan sayuran tersebut dipasok oleh petani dari berbagai wilayah dataran tinggi di Kabupaten Magelang seperti Candimulyo, Dukun, Sawangan dan Ngablak. Dinas Pertanian dan Pangan bekerjasama dengan Asosiasi Pasar Tani (Aspartan) untuk penyediaan sayuran tersebut. Jenis dan jumlah sayuran yang disertakan bersama cabai itu berbeda-beda setiap harinya tergantung stok dan harga yang ada pada hari itu.

“Sasaran utamanya adalah cabai, makanya namanya Gerakan ASN Beli Cabai. Namun, ada beberapa komoditas lain yan juga terdampak, jadi kami pilih komoditas yang harganya turut tersebut untuk dibuat paket. Satu paket harganya Rp20.000,” jelas Ade.

Baca Juga :   Kasus Covid-19 Terus Menurun, Masyarakat Diimbau Tak Hanyut dalam Euforia

Ketua Kelompok Tani Kembang Sari Desa Sonorejo, Candimulyo, Trimugo mengungkapkan saat ini harga banyak komoditas pertanian sedang rendah. Di antaranya per kilogram cabai rawit Rp12.000, cabai keriting Rp11.000, sawi Rp2.250, terong ungu Rp3.500, selada Rp1.500, buncis Rp1.750 dan bahkan caisim hanya Rp500.

“Syukurlah ada gerakan ASN Beli Cabai, ini terbukti bisa menaikkan harga sayuran Rp2.000 sampai Rp3.000,” ungkapnya. (*)

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait