Pati, Mitrapost.com – Ditetapkannya Esport sebagai cabang olahraga yang masuk dalam event olahraga akbar. Sedikit demi sedikit mampu mengubah pandangan masyarakat bahwa game identik dengan orang malas dan bodoh di kelas.
Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) E-Sport ESI Pati RM. Ahmada Mangkunegara mengatakan, setelah dimasukkannya Esport dalam pertandingan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021 dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 membuat eksistensi cabang olahraga ini semakin dipertimbangkan eksistensinya oleh masyarakat.
“Sebagai cabor baru ada tantangan tersendiri dari masyarakt yang melihat bahwa game ini identik dengan anak-anak yang pemalas dan kurang berhasil di pendidikan. Kini saatnya kita coba menjawab dengan prestasi,” kata lelaki yang akrab disapa Mada itu saat ditemui Mitrapost.com di kantor Bawaslu Pati.
Perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati kepada Esport juga dinilai telah maksimal, dibuktikan dengan memfasilitasi pembentukan Pengurus Kabupaten hingga membuat program pembinaan atlet juga telah dikelola dengan profesional seperti cabang-cabang olahraga yang telah eksis lebih dulu.
“Kita nanti ada program pembinaan atlet hingga mengumpulkan atlet untuk seleksi, kita siapkan akomodasi, dan ada bonus khusus bila juara,” lanjut Mada.
Ia menambahkan, aktivitas Esport di Pati kian padat dalam beberapa bulan terakhir. Adanya Esport menggerakkan sektor bisnis. Esport di Pati juga mulai dilirik sponsor dari brand-brand ternama untuk keperluan promo.
Sebagai cabor baru di Pati, pihaknya mencoba mengungkapkan bahwa masih banyak sisi positif yang diambil dari kegiatan Esport. Dari sisi pelaku bisnis, Esports menjadi daya tarik baru bagi berbagai merk dan perusahaan guna mempromosikan produknya.
Esport Pati menargetkan akan membuat lebih banyak pertandingan lokal dan mengikuti pertandingan nasional untuk memberikan nama baik para pelaku Esport dan daerah. (*)
Wartawan Area Kabupaten Pati






