Petani Sumatera Utara Kesurupan Usai Temukan Patung Kuno

Mitrapost.comPetani asal Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara menemukan patung kuno, penemuan tersebut diiringi oleh kabar kesurupan bak harimau yang dialami oleh si penemu.

Petani yang menemukan patung kuno itu bernama Darpin Ritonga.

“Ya benar, ada patung yang ditemukan warga kita, atas nama Darpin Ritonga, di ladangnya sendiri pada tanggal 29 hari Rabu yang lalu,” kata Kepala Desa Meranti Omas.

Baharuddin menyatakan Darpin menemukan patung saat ingin menanam sawit, lalu memberitahukan penemuan tersebut kepadanya.

Baharuddin juga mengatakan istrinyalah yang menemukan pertama patung tersebut. Saat itu, ada sedikit permukaan patung yang tersembul di tanah.

“Sebenarnya yang pertama lihat itu istrinya. Terus istrinya bilang, ‘Bang itu kok kayak ada batu nisan, tanah kuburan,’ lalu digalilah sama Darpin, sehingga dapatlah patung itu,” ujar Baharuddin.

Baharuddin menyatakan berat patung sekitar 50 kilogram, selain patung Darpin juga menemukan mangkuk yang sebagian sisinya terdapat kilauan emas tetapi setelah ditanyakan di toko emas, mangkuk tersebut tidak mengandung emas.

“Kita sudah pernah bawa ke toko emas di Ranto (Rantauprapat) untuk memastikan ada emasnya atau tidak. Tapi orang toko emas itu bilang, nggak ada emasnya, benda logamnya pun tak ada,” katanya.

Baharuddin menyebut mangkuk itu memiliki sebuah penutup. Saat ini mangkuk itu disimpan Darpin.

Menurut Baharuddin, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Labura telah datang ke desanya untuk melihat dan memastikan penemuan patung kuno tersebut.

“Tadi orang dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan datang. Cuma melihat sama memastikan. Kata mereka nanti akan diterjunkan arkeolog ke sini,” ucapnya.

Sugeng  sebagai Kepala Dinas Kominfo Labura menyatakan Pemkab telah berkoordinasi dengan perangkat desa untuk meneliti patung tersebut. Sejarawan Unimed, Ikhwal Azhari menjelaskan sejarah arca tersebut.
“Nanti dilalukan pengecekan agar diketahui usia patung itu,” ujarnya singkat

Sejarawan Unimed memberi analisis soal patung kuno tersebut. Patung itu diduga merupakan arca bergaya Batak kuno.

“Arca ini bergaya Batak kuno. Besar kemungkinan ini masuk jenis arca Pangulubalang yang dikenal dalam sistem kepercayaan tradisional di tanah Batak,” ucap sejarawan Unimed Phil Ikhwan Azhari, Senin (4/10/2021).

Ikhwan mengungkapkan arca tersebut biasanya digunakan warga untuk menjaga kampung dan sebagai penangkal gangguan roh halus.

“Arca seperti ini berfungsi antara lain sebagai penjaga kampung dari gangguan roh atau gangguan makhluk halus lain. Jadi semacam penangkal kampung dan sering diletakkan di luar kampung,” katanya.

Ia juga menjelaskan wilayah ditemukannya patung tersebut merupakan lintasan warga dataran tinggi untuk mencari garam ke pantai. Patung ini diduga dibuat oleh suku Batak.

“Diduga di lintasan jalur Pelanggan Sira itu didirikan kampung orang Batak dan di luar kampung diletakkan Arca Pangulubalang sebagai penjaga kampung dari gangguan makhluk jahat. Jalur Pelanggan Sira ini juga berkaitan dengan jalur rempah dari dataran tinggi ke pesisir,” jelasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di DetikNews.com dengan judul “Penemuan Patung Kuno Berlanjut Kabar Petani Kesurupan Bak Harimau”

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati