oleh

Video : Denda Prokes Naik, PK dan Pengelola Karaoke Terancam Rp 1 Juta hingga Rp 5 Juta

Pati, Mitrapost.com – Denda bagi pelanggar protokol kesehatan (prokes) di Kabupaten Pati mengalami kenaikan mulai Oktober 2021 ini. Pemandu karoke hingga pengelola karaoke pun akan dikenai denda bila nekat buka di tengah pandemi Covid-19 ini.

Kenaikan denda itu berdasarkan Intruksi Bupati (Inbub) nomor 15 tahun 2021. Inbub itu terkait dengan perubahan pemberlakuan tatanan baru ini. Ada beberapa perubahan dalam aturan tersebut..

Bpkad Pati

Bagi masyarakat umum yang melanggar protokol kesehatan dapat dikenai denda Rp 1 juta, aparatur sipil negara (ASN) atau abdi negara dikenai denda Rp 3 juta dan pengelola usaha terkena denda Rp 5 juta.

Aturan sebelumnya, masyarakat umum hanya terkena denda Rp 100 ribu, ASN Rp 300 ribu dan pengelola hanya dapat terkena denda Rp 1 juta. Selain itu mereka juga bisa saja terkena hukuman berupa menyapu, membersihkan tempat umum hingga hukuman fisik.

Baca Juga :   Video : Bakar Tumpukan Daun Jati, Seorang Kakek Ikut Terbakar

“Bagi masyarakat yang melanggar prokes ini ada perubahan hukuman, yang pertama kita hukum fisik, kemudian denda administatif,” ujar Kasatpol PP Kabupaten Pati Sugiyono saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Selasa (12/10/2021).

Lantaran denda ini tak begitu optimal dan masih banyak temui masyarakat atau pengelola karaoke yang nekat mengabaikan protokol kesehatan dan membuka usaha karaokenya, Bupati Pati Haryanto pun menaikkan denda bagi pelanggar prokes.

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait