oleh

Pariwisata Sehat di Yogyakarta dengan One Gate System

Yogyakarta, Mitrapost.com – Pariwisata sehat di Yogyakarta didukung dengan kebijakan One Gate System (Sistem Satu Pintu) bagi bus pariwisata yang hendak masuk ke Kota Yogya.

Kebijakan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan wisatawan yang datang ke kota Yogya.

Pbb - Mitrapost.com

Banner Bphtb - Mitrapost.com

Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogya, Agus Arif Nugroho menjelaskan, semua kendaraan terutama bus pariwisata akan masuk melalui satu pintu yakni Terminal Giwangan untuk dilakukan pemeriksaan.

“Kami akan melakukan pengecekkan seperti pengecekkan sertifikat vaksin. Termasuk juga protokol, jika dalam 1 bus sudah dipastikan tervaksin semua dan memenuhi syarat akan diberi tanda berupa stiker yang di tempel di bagian depan bus” jelasnya di Terminal Giwangan, Sabtu (23/10/2021).

Baca Juga :   News Grafis : Famtrip, Upaya Promosikan Potensi Wisata di Yogyakarta

Selain itu, pemberian stiker juga sebagai penanda lokasi parkir. Diantaranya adalah stiker warna hijau menuju pakir Abu Bakar Ali, stiker merah ke parkir Senopati dan stiker kuning untuk parkir Ngabean. Kapasitas di tiga taman parkir tersebut mencapai 127 bus.

“Jadi rombongan wisatawan tidak diperkenankan memilih tempat parkir sesuai kemauan mereka, karena alur telah ditetapkan oleh petugas. Hal itu juga untuk menata agar tidak terjadi penumpukan bus di tempat parkir,” bebernya.

Pihaknya pun juga telah meminta agar pengelola parkir untuk bekerjasama dan mematuhi aturan one gate sistem tersebut.

“Tempat parkir yang menerima bus pariwisata tanpa membawa tiket dari Terminal Giwangan akan kami beri sanksi, yaitu penutupan dan tidak diizinkan menerima parkir untuk waktu tertentu,” tegasnya.

Baca Juga :   Aman Rayakan Imlek, Pemerintah Pusat Minta Dilaksanakan Sederhana

Sementara bagi bus yang nekat parkir di pinggir jalan, pihaknya juga akan melakukan penindakan tegas. “Jika nekat parkir di tepi jalan, maka akan kami tertibkan. Tidak ada alasan apapun,” katanya.

Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi berharap, wisatawan yang tiba di Kota Yogya dengan bus, bisa tertib menjalankan aturan one gate system ini.

“Itu kan saling mengikat. Wisatawan yang berkunjung ke Malioboro misalnya, pasti cari tempat parkir. Mereka itu, kami pastikan, tidak akan mendapat tempat parkir, kalau tidak melewati Terminal Giwangan dulu,” katanya.

Ia mengungkap bahwa Pemkot Yogya terus berupaya mewujudkan aktivitas pariwisata yang sehat di Kota Yogya meski di masa pandemi Covid-19.

Baca Juga :   Meski Alami Penurunan, Pemkot Yogyakarta Terus Fokus Tekan Pertumbuhan Covid-19

“Tujuannya, untuk memastikan keamanan wisatawan, selain itu agar perekonomian dan pariwisata di Kota Yogya tetap bergerak di tengah kondisi pandemi Covid-19.” ujarya.

Menurutnya keberhasilan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 serta protokol Clean, Healty, Safety and Environment (CHSE) di seluruh destinasi wisata dapat menjadi daya tarik utama wisatawan percaya diri untuk berkunjung ke Kota Yogya. (*)

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait