oleh

KSOP Tanjung Emas Semarang Minta Kapal Sediakan Ruang Karantina Penumpang Terindikasi Omicron

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Semarang, Mitrapost.com – Pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas Semarang Jawa Tengah meminta semua kapal untuk menyediakan ruang karantina bagi penumpang yang terindikasi tertular Covid-19 varian Omicron.

Tidak hanya itu, ruang karantina juga wajib dibuat di dalam terminal dermaga Pelabuhan Tanjung Emas. Sehingga jika terindikasi tertular varian Omicron, bisa dilakukan isolasi di dalam kapal maupun Pelabuhan.

“Bila ada yang terindikasi muncul penularan virus, maka penumpang langsung diisolasi di dalam kapal. Termasuk pembuatan ruang isolasi di pelabuhan,” terang Kepala KSOP Semarang, M Tohir, Senin (29/11/2021).

Dirinya menyebut, pengaktifan ruang penanganan Covid-19 sesuai SE Satgas Covid-19 yaitu mulai 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022, ditetapkan pembatasan mobilitas masyarakat sesuai aturan PPKM Level 3.

Baca Juga :   Sejumlah Anak Ambil Alih Posisi Gubernur dan Wali Kota di Jateng

Selain itu, juga mengacu pada Instruksi Mendagri Nomor 62 Tahun 2021 yang diterbitkan 22 November 2021.

Kemudian, KSOP Tanjung Emas Semarang juga membentuk tim pengawasan Covid-19 dengan menerjunkan personel gabungan yang bertujuan untuk memantau penumpang kapal agar menerapkan protokol kesehatan sesuai standar 5M di dermaga pelabuhan.

“Ada 30 personel dari KSOP. Kita juga libatkan petugas medis dari KKP Pelindo. Kita memastikan sesuai aturan PPKM Level 3 dan instruksi Mendagri maka arus kedatangan penumpang dibatasi 50 persen dan memberikan pengawasan yang ketat,” tandasnya. (*)

 

Komentar