oleh

Video : Capaian Pungutan PBB Kecamatan Pati Capai 99,44 Persen

Pati, Mitrapost.com – Jelang berakhirnya tahun 2021, capaian pemungutan pajak bumi bangunan (PBB) Kecamatan Pati Kota masih belum mencapai 100 persen atau tepatnya masih 99, 44 persen.

Untuk memenuhi target tersebut, Camat Pati telah meminta BPKAD Pati untuk menerjunkan Tim penagih pajak dari lintas sektoral, baik dari Pemda, Kejaksaan, dan Kepolisian.

Hal ini disampaikan Didik Rusdiyantono, Camat Pati. Sebutnya hingga saat ini, masih tersisa empat wajib pajak (WP) yang belum membayar pajak PBB-nya.

“PBB saat ini sudah rangking 20 dengan capaian 99,41 persen, tinggal 4 WP,” ujar Didik kepada Mitrapost.com saat ditemui di kantornya hari ini, Rabu (1/12/21).

Ke-empat WP yang dimaksud Didik diantaranya adalah perusahaan PT. Dua Putra Utama Makmur TBK, dan Tower menara milik PT. Telkomsel yang keduanya berlokasi di Desa Widorokandang.

Baca Juga :   Raja Salman Mendukung Denuklirisasi Iran pada Sidang PBB

Ada juga bangunan milik perseorangan yang belum dibayar PBB nya, atas nama Sutomo dan Haryanto yang berlokasi di Kelurahan Pati kidul.

“PT dua Putra Utama Makmur tbk kurang Rp23.439.438, BTS milik PT Telkomsel kurang Rp369.613 telkomsel. Ini tower ini nakal-nakal setiap tahun sudah tidak pernah bayar pajak,” terang Didik.

“Pati Kidul ada 2 wajib pajak. Pak Sutomo senilai Rp476.214 itu bangunan kuno yang tidak terurus. Setiap tahun juga ga bayar ini. Yang satu Jimi Haryanto Rp969.900 sarang burung Walet Rogowangsan Pati kidul,” imbuhnya.

Didik mengaku, para WP tersebut setiap tahunnya selalu susah ditagih. Ia pun menyayangkan hal ini, karena kerap kali pihak kepala desa membayarkan terlebih dahulu tunggakan yang ada.

Baca Juga :   Video : Dapur Umum Siap Cukupi Kebutuhan Makan Pasien Isolasi Terpusat

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Komentar

Berita Terkait