Status Waspada, Pati Siapkan 1000 Personil Untuk Tanggulangi Bencana Banjir

Pati, Mitrapost.com – Martinus Budi Prasetya, Kepala Badan Penanggunalangan Bencana Daerah (BPBD) Pati mengatakan, saat ini Kabupaten Pati tengah dalam status waspada bencana alam banjir, seiring curah hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir.

Tak tanggung-tanggung, untuk mitigasi bencana, Pemkab Pati telah menyiapkan 1.000 relawan yang terdiri dari gabungan TNI, POLRI, Tagana, Relawan Bpbd, dan relawan warga sipil se-Kabupaten Pati.

“Jadi untuk relawan melibatkan TNI, POLRI, taruna Tagana, dan relawan BPBD.  kita apelkan siaga bencana ada 1.000 relawan yang siap membantu kita menangani kebencanaan,” ujar Martinus kepada Mitrapost.com saat ditemui di kantornya hari ini, Senin (3/1/22).

BPBD Pati juga telah memetakan wilayah yang berpotensi dilanda bencana banjir genangan dan banjir bandang.

Adapun wilayah yang berpotensi mengalami banjir genangan merupakan wilayah yang dialiri oleh sungai Silugonggo, mulai dari desa Kasiyan Kecamatan Sukolilo, hingga Desa Doropayung Kecamatan Juwana.

“Sepanjang sungai itu banyak desa yang berpotensi banjir. ada Banjarsari di Gabus. di Jakenan ada Tondomulyo dan Karangrowo,” jelas Martinus kepada Mitrapost.com.

Sementara wilayah yang rawan terjadi bencana banjir bandang adalah desa-desa yang dialiri oleh air dari pegunungan Kendeng dan Pegunungan Muria seperti di Kecamatan Kayen, Dukuhseti, dan Tayu.

“Umumnya banjir bandang Turun membawa air dan material yang lain seperti batu, kayu, dan sampah. Utamanya di Dukuhseti, Tayu. Seringnya di Kayen Desa Trimulyo, Kayen, Slungkep dan lainnya,” imbuh Martinus.

Ribuan relawan yang disiagakan dikerucutkan menjadi Tim Reaksi Cepat yang berjaga di kantor BPBD selama 24 jam hingga akhir Bulan Februari mendatang.

Selain itu, di tingkat desa juga telah dibentuk Forum pengurangan risiko bencana lewat relawan masyarakat tangguh bencana (Mastana) yang telah dilatih beberapa waktu yang lalu.

Tak lupa, di sejumlah desa dengan potensi banjir sedang dan tinggi juga telah dipasangi alat pendeteksi banjir sederhana.

“Juga di wilayah banjir genangan kita buatkan rambu untuk tempat pengungsian aman. Rambu dan jalur evakuasi,” tandas Martinus. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati