oleh

13 Penyakit Paling Mematikan di Dunia

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Mitrapost.com – Memiliki hidup yang sehat dan panjang umur tentu menjadi harapan semua orang. Namun pada kenyataannya, ada sejumlah penyakit paling mematikan di dunia yang bisa dialami jika tidak memperhatikan kesehatan secara penuh.

Menurut Healthline, beberapa penyakit paling mematikan di dunia ini sebenarnya sebagian dapat dicegah.

Berikut penyakit paling mematikan di dunia, menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2019, beserta gejala dan cara mencegahnya.

  1. Penyakit Arteri Koroner (CAD)

CAD Adalah penyakit yang terjadi ketika pembuluh darah yang memasok darah ke jantung menjadi menyempit. CAD yang tidak diobati dapat menyebabkan nyeri dada, gagal jantung, dan aritmia.

Gejala umum penyakit arteri koroner;

  1. Nyeri pada area dada
  2. Gangguan pencernaan atau mual
  3. Kepala terasa ringan atau berkeringat
  4. Denyut jantung cepat atau napas pendek

Cara Mencegah penyakit arteri koroner;

– Berhenti merokok.

– Membatasi konsumsi minuman beralkohol.

– Mengelola stres dengan baik.

– Mempertahankan berat badan ideal.

– Menjalani pemeriksaan tekanan darah, gula darah dan kolesterol secara berkala.

  1. Stroke

Stroke adalah penyakit yang terjadi ketika arteri di otak Anda tersumbat atau bocor. Hal ini menyebabkan sel-sel otak yang kekurangan oksigen mulai mati dalam beberapa menit.

Gejala umum penyakit stroke;

  1. Mual dan muntah.
  2. Sakit kepala hebat yang datang secara tiba-tiba, disertai kaku pada leher dan pusing berputar (vertigo).
  3. Penurunan kesadaran.
  4. Sulit menelan (disfagia), sehingga mengakibatkan tersedak.
  5. Gangguan pada keseimbangan dan koordinasi.

Cara mencegah penyakit stroke;

– Pola makan sehat.

– Olahraga.

– Berhenti merokok.

– Hindari minuman beralkohol.

– Menjaga berat badan tetap ideal.

– Kurang tingkat stres.

  1. Infeksi Saluran Pernapasan

Infeksi saluran pernapasan adalah infeksi pada saluran udara dan paru-paru Anda. Hal ini dapat disebabkan oleh influenza, flu, radang paru-paru, bronkitis, dan tuberkulosis.

Gejala umum penyakit infeksi saluran pernapasan;

  1. Batuk.
  2. Hidung tersumbat.
  3. Bersin-bersin
  4. Nyeri otot.
  5. Nyeri tenggorokan.
  6. Nyeri kepala.
  7. Demam.

Cara mencegah penyakit infeksi saluran pernapasan;

– Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang.

Baca Juga :   Tips Menjaga Kesehatan Tulang Agar Tak Mudah Keropos

– Berolahraga secara teratur.

– Berhenti merokok dan menghindari asap rokok.

– Mengurangi tingkat stres.

– Menghindari kontak langsung dengan pengidap infeksi.

– Mencuci tangan setelah melakukan kegiatan.

  1. Penyakit Paru Obstruktif Kronik

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) adalah penyakit paru-paru progresif jangka panjang yang membuat sulit bernapas.

Gejala umum penyakit paru obstruktif kronik;

  1. Batuk tidak kunjung sembuh yang dapat disertai dahak.
  2. Napas tersengal-sengal, terutama saat melakukan aktivitas fisik.
  3. Berat badan menurun.
  4. Nyeri dada.
  5. Mengi.
  6. Pembengkakan di tungkai dan kaki.
  7. Lemas.

Cara mencegah penyakit paru obstruktif kronik;

– Tidak merokok atau berhenti merokok.

– Menghindari paparan polusi udara.

– Berolahraga.

– Konsumsi makanan mengandung antioksidan.

  1. Kanker trakea

Kanker laring merupakan kondisi munculnya tumor ganas pada daerah yang menjadi bagian dari saluran pernapasan, yaitu tempat di mana berada pita suara yang posisinya terletak setelah tenggorokan dan berada sebelum trakea

Gejala umum kanker trakea;

  1. Sakit tenggorokan yang terus menerus.
  2. Merasa ada sesuatu yang tersangkut di tenggorokan.

Sulit menelan atau sakit saat menelan.

  1. Batuk.
  2. Sakit telinga.
  3. Kesulitan bernapas.
  4. Napas berisik (mengi)
  5. Benjolan terasa di leher.

 

Cara mencegah kanker trakea;

– Berhenti merokok.

– Berhenti atau mengurangi konsumsi minuman alkohol.

– Lakukan vaksinasi HPV.

– Berhubungan seks dengan aman untuk mencegah infeksi HPV.

– Perbanyak konsumsi sayur dan buah.

 

  1. Kanker Bronkus

Adenoma bronkus adalah jenis kanker langka yang dimulai dari kelenjar lendir, saluran udara paru-paru (bronkus) atau tenggorokan (trakea), dan di kelenjar ludah.

Gejala umum kanker bronkus;

  1. Sesak napas.
  2. Stridor,
  3. Mengi.
  4. Demam.
  5. Batuk-batuk.

Cara mencegah kanker bronkus;

Karena penyebab kebanyakan tumor dan kanker tidak diketahui secara pasti, pencegahannya pun tidak bisa dilakukan. Termasuk pada adenoma bronkus.

  1. Kanker Paru-paru

Kanker paru-paru adalah suatu kondisi di mana sel-sel tumbuh secara tidak terkendali di dalam paru-paru.

Gejala umum kanker paru-paru;

  1. Batuk terus-menerus.
  2. Batuk berdarah.

Sesak napas.

  1. Asma.
  2. Nyeri dada.
  3. Merasa sangat lelah.
  4. Rasa sakit di seluruh tubuh.
Baca Juga :   Video : Info Sehat - Tips Agar Bayi di Dalam Kandungan Tetap Sehat !! dr. Yuniarsih Zakia, M. Kes., Sp. OG

Cara mencegah kanker paru-paru;

– Berhenti merokok dan menghindari asap rokok.

– Pilih menu makanan sehat.

– Berolahraga secara teratur.

  1. Diabetes Melitus

Penyakit diabetes adalah suatu gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein sebagai akibat dari insufisiensi fungsi insulin.

Gejala umum penyakit diabetes melitus;

  1. Kelaparan.
  2. Penyembuhan lambat. Infeksi, luka, dan memar yang tidak sembuh dengan cepat
  3. Keletihan dan mudah tersinggung.
  4. Pandangan yang kabur.
  5. Kesemutan atau mati rasa.

Cara mencegah penyakit diabetes melitus;

– Menerapkan pola makan sehat.

– Menjalani olahraga secara rutin.

– Menjaga berat badan ideal.

– Mengelola stres dengan baik.

– Melakukan pengecekan gula darah secara rutin.

  1. Alzheimer

Penyakit Alzheimer adalah penyakit progresif yang menghancurkan memori dan mengganggu fungsi mental normal. Ini termasuk pemikiran, penalaran, dan perilaku khas.

Gejala umum penyakit alzheimer;

  1. Gangguan Daya Ingat.
  2. Sulit Fokus.
  3. Sulit Melakukan Kegiatan yang Familiar.
  4. Disorientasi.
  5. Kesulitan Memahami Visuospasial.
  6. Gangguan Komunikasi.
  7. Menaruh Barang Tidak Pada Tempatnya.
  8. Salah Membuat Keputusan.

Cara mencegah penyakit alzheimer;

– Berolahraga Secara Rutin.

– Perbanyak Kegiatan yang Mengasah Otak.

– Menerapkan Pola Makan Sehat.

– Kurangi Berat Badan Berlebih.

– Minum Obat dengan Teratur.

– Bersosialisasi.

– Kelola Stres dengan Baik.

– Rutin Memeriksakan Kesehatan.

  1. Demensia Vaskular

Demensia vaskular menyebabkan hilangnya ingatan pada orang dewasa yang lebih tua, terutama pada orang dengan risiko tinggi terkena stroke akibat obesitas atau diabetes.

Gejala umum penyakit demensia vaskular;

  1. Kebingungan dan mudah marah.
  2. Gangguan penglihatan.
  3. Halusinasi.
  4. Gangguan ingatan.

e  Sulit berbicara dan memahami pembicaraan orang lain.

  1. Perubahan kepribadian.
  2. Sulit melakukan hal-hal sederhana.

Cara mencegah penyakit demensia vaskular;

– Jaga tekanan darah kisaran normal.

– Kendalikan gula darah dan kolesterol normal.

– Konsumsi makanan yang sehat, seperti sayur, buah, kacang-kacangan, biji-bijian.

  1. Tuberkulosis (TBC)
Baca Juga :   Gigi Ngilu Mengganggu, Ikuti Tips Berikut untuk Mengatasinya

Tuberkulosis adalah infeksi paru-paru yang disebabkan oleh bakteri di udara yang disebut Mycobacterium tuberculosis.

Gejala umum penyakit tuberkulosis;

  1. Batuk yang berlangsung lama (3 minggu atau lebih)
  2. Batuk biasanya disertai dengan dahak atau batuk darah.
  3. Nyeri dada saat bernapas atau batuk.
  4. Berkeringat di malam hari.

Hilang nafsu makan.

  1. Penurunan berat badan.
  2. Demam dan menggigil.
  3. Kelelahan.

Cara mencegah penyakit tuberkulosis;

– Hindari kontak langsung dengan penderita TBC.

– Konsumsi makanan bergizi.

– Menerapkan kebiasaan sehat.

– Rajin berolahraga.

– Memiliki ventilasi yang memadai.

– Minum obat secara teratur.

– Vaksin BCG.

  1. Dehidrasi Akibat Penyakit Diare

Penyakit ini disebabkan oleh virus usus atau bakteri yang ditularkan melalui air atau makanan yang terkontaminasi.

Gejala umum penyakit dehidrasi akibat diare;

  1. Rasa haus.
  2. Buang air kecil jadi berkurang dari biasanya.
  3. Urine berwarna gelap.
  4. Kulit kering.
  5. Mudah lelah.
  6. Pusing.
  7. Sulit untuk berkeringat.

Cara mencegah dehidrasi akibat penyakit diare;

– Minum lebih banyak air.

– Membuat oralit.

– Mengonsumsi suplemen zinc.

– Minum susu rendah lemak.

– Makan buah atau sayuran tertentu.

  1. Sirosis Hati

Sirosis adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh jaringan parut kronis atau jangka panjang dan kerusakan pada hati. Ini bisa disebabkan oleh penyakit ginjal, hepatitis atau alkoholisme kronis.

Gejala umum penyakit sirosis hati;

  1. Kehilangan selera makan.
  2. Keletihan.
  3. Kekurangan energi dan mudah mengantuk.
  4. Pembengkakan pada pergelangan kaki dan perut atau edema.
  5. Penurunan atau kenaikan berat badan secara tiba-tiba.
  6. Demam dan menggigil.
  7. Sesak napas.
  8. Kulit dan putih mata berwarna kuning atau sakit kuning (jaundice).

Cara mencegah penyakit sirosis hati;

– Membatasi Konsumsi Alkohol.

– Melindungi Diri dari Infeksi Virus Hepatitis.

– Menerapkan Pola Makan Sehat.

– Rutin Berolahraga. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral

Komentar