Resimen Patifosi Kampanyekan ‘Persipa Wajib Main di Pati’

Pati, Mitapost.com – Perkumpulan Resimen Patifosi menuntut kepada jajaran manajemen dan pemerintah daerah (pemda) agar mengupayakan Persatuan Sepakbola Indonesia Pati (Persipa) bisa main di Bumi Mina Tani pada pertandingan Liga 2 musim depan.

Ketua Pelaksana Tugas (PLT) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Resimen Patifosi, Naufal Salsabil mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang melakukan gerakan kampanye ‘Persipa Wajib Main di Pati’.

Gerakan tersebut sebagai dorongan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk mewujudkan tuntutan dari suporter Patifosi.

“Iya memang untuk sekarang kita sedang lakukan gerakan di masing-masing kompi atau distrik-distrik. Kita mendorong pemda supaya mendapatkan respon dan bisa mewujudkan hal itu,” katanya saat ditemui oleh Mitrapost.com pada Rabu (30/3/2022) lalu.

Baca Juga :   News Grafis : Resimen Patifosi Berhasil Kumpulkan Rp140 Juta untuk Persipa Pati

Pihaknya juga menegaskan bahwa isu yang berkembang di masyarakat perihal tuntutan membangun stadion baru tidaklah benar.

Ia menjelaskan, tuntunan yang dilayangkan adalah keharusan Persipa untuk berlaga di kota sendiri. Ia juga mempertanyakan bahwa nantinya Pemkab Pati akan melakukan pembangunan stadion ataukah merenovasi stadion yang sudah ada.

“Jadi sebenarnya kita itu tidak menuntut harus ada stadion baru untuk Persipa. Gerakan kita jelas, ‘Persipa Wajib Main di Pati’. Bukan berlaga di kota lain,” tegas pria dengan nama panggilan Nopal tersebut.

Adanya tuntutan tersebut, Ketua Umum Persipa Pati, Joni Kurnianto menyampaikan bahwa pihaknya sudah bersurat kepada Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) pusat terkait dengan standarisasi stadion yang diperlukan untuk menjadi tuan rumah di Liga 2.

Baca Juga :   Percepat Penanganan Covid-19, Bupati Dukung Program Vaksinasi Massal

Ia berharap PSSI juga segera merespon sekaligus menindaklanjuti dengan meninjau langsung stadion yang saat ini ada di Kabupaten Pati.

“Iya memang benar. Antusias masyarakat terhadap sepakbola semakin ke sini semakin besar. Merespon gerakan ‘Persipa Wajib Main di Pati’, kami sudah bersurat ke PSSI pusat akan hal itu, ya semoga nantinya bisa segera ditinjau apa saja yang kurang. Biar bisa segera kami persiapkan,” ungkap Joni melalui video statement pendek yang diunggah di akun Instagram @persipaofficial. (*)