Mitrapost.com – Seorang suami tega membakar istri dan anak bayinya yang masih berusia 1,5 bulan di Desa Klumpit, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. Hal tersebut pun membuat sang bayi yang tidak berdosa meninggal dunia.
Berikut Mitrapost telah merangkum 8 fakta suami yang tega membakar istri dan anaknya di Kudus.
-
Korban disiram dengan bensin
Dilansir dari Detik News, Edi Kusmanto (38) selaku kakak korban mengungkapkan pelaku membakar istrinya menggunakan bensin. Alhasil api yang disulutkan kepada keduanya membesar hingga membakar kamar.
“Pembakarannya disiram bensin, itu caranya mau mati bersama, penginnya suami. Bensinnya sudah disiapkan, api sempat membesar di dalam kamar,” ungkap Edi.
2. Teriakan korban didengar saksi
Edi Kusmanto (38) menyebut bahwa dirinya sempat mendengar sang adik berteriak minta tolong. Teriakan tersebut pun membuat dia dan ibunya langsung mendatangi adiknya yangmana tinggal di sebelah rumahnya.
Edi kemudian mendobrak pintu dan menemukan suami, istri dan anak bayi sudah dalam kondisi terbakar.
“Tiba-tiba ada kebakaran itu saya, ibu saya berteriak terus saya ke situ, ternyata terbakar di kamar. Ibu saya itu kan ikut teriak setelah mendengar teriakan minta tolong. Setelah saya dobrak terbakar semua, suami, istri dan bayinya. Anaknya usia 1,5 bulan,” terang Edi.
3. Sang anak bayi meninggal
AKP Fatah Kapolsek Gebog, AKP Fatah mengatakan kondisi bayi yang berusia 1,5 bulan meninggal dunia, sedangkan sang ibu saat ini masih dirawat.
“Sedangkan ibu sama anak di RSI Sunan Kudus, terlapor ayah sendiri yang membakar,” kata dia.
4. Identitas korban dan pelaku
Pelaku diketahui bernama bernama Agus Suwarno (30), sedangkan korban yangmana istri dan anaknya adalah Sulistiana (20), dan bayi mereka Muhammad Syarif Abdullah yang masih berusia 1,5 bulan.
5. Korban dan pelaku telah pisah ranjang
Kakak korban, Edi mengatakan adiknya dan suamianya telah pisah ranjang dengan rentang waktu setengah tahun dan tinggal terpisah.
“Awalnya tidak ada apa-apa. Ya itu kan tidak mau ikut campur soal itu, tadi kan ngobrol biasa kan punya masalah. Mereka sudah pisah ranjang,” beber dia.
-
Suami kerja sebagai buruh proyek
Edi juga menjelaskan bahwa Edi bekerja sebagai pekerja proyek di Kudus.
“Suaminya di rumah pekerjaan buruh di proyek bekerja di Kudus. Tadi pagi ke sini terus ada kejadian ini,” ungkap dia.
7. Pelaku juga terbakar
“Sementara pelaku kita amankan, pelaku juga terbakar dan dirawat di RSUD Kudus,” terang Kapolsek Gebog, AKP Fatah kepada wartawan ditemui di lokasi, Sabtu (16/4).
Fatah mengatakan polisi masih mendalami kasus ini. “Untuk lebih lanjut masih proses penanganan polisi,” sambung dia.
8. Kondisi korban
Sementara itu, dr Ahmad Syaifuddin selaku Direktur RSI Kudus mengatakan anak pelaku telah meninggal saat dibawa ke rumah sakit, sedangkan istrinya mendapatkan luka parah.
menyebutkan jika anak pelaku sudah meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit sedangkan istrinya mengalami luka bakar cukup parah.
“Yang dirawat di sini ada ya, ibu sama anaknya, anaknya sudah meninggal dari rumah sehingga di sini sudah meninggal dunia, kalau yang ibu masih dilakukan penanganan intensif karena luka bakarnya cukup parah,” jelas Syaifudin dikutip dari Detik News, pada di RSI Sunan Kudus, Sabtu (16/4). (*)
Redaksi Mitrapost.com





