oleh

Kenali Gejala Awal Penyakit Hepatitis Misterius Serta Cara Pencegahan

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Mitrapost.com – Pandemi Covid-19 belum usai, kini dunia termasuk Indonesia Kembali digemparkan dengan penyakit hepatitis misterius.

Penyakit hepatitis misterius ini menular melalui pencernaan dan saluran pernapasan. Oleh karenanya, perlu untuk mengenali gejala awal penyakit ini, serta cara pencegahannya.

Seorang dokter spesialis anak, Prof Dr dr Hanifah Oswari SpA(K) mengatakan bahwa kematian bisa dicegah dengan menemukan gejala hepatitis misterius yang tidak diketahui pasti penyebabnya sejak awal.

Ia menyarankan kepada para orang tua untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap anak, dengan melakukan sejumlah tindakan pencegahan. Salah satu langkah awal untuk mencegah penyakit ini adalah dengan menjaga kebersihan diri dan juga lingkungan.

“Untuk mencegah dari saluran pencernaan, jagalah kebersihan dengan cara mencuci tangan dengan sabun, memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi itu matang,” kata Hanifah Oswari dalam keterangannya seperti dikutip, Jumat (6/5/2022).

Baca Juga :   Mitos Seputar Diabetes yang Perlu Diketahui

Menurut Hanifah, secara umum gejala awal penyakit hepatitis misterius adalah mual, muntah, sakit perut, diare, kadang disertai demam ringan. Selanjutnya, gejala akan semakin berat seperti air kencing berwarna pekat seperti teh dan BAB berwarna gelap.

Jika anak mengalami gejala-gejala tersebut, orangtua diminta segera memeriksakan anak ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan diagnosis awal.

Hanifah menekankan jangan menunggu hingga muncul gejala kuning bahkan sampai penurunan kesadaran. Sebab, kondisi tersebut menunjukkan bahwa infeksi hepatitis sudah sangat berat.

“Bawalah anak-anak kita ke fasyankes terdekat untuk mendapatkan pertolongan dari tenaga kesehatan. Apalagi kalau sampai sudah terjadi penurunan kesadaran, maka kesempatan untuk menyelematkannya sangat kecil,” tuturnya.

Baca Juga :   Cara Aman dan Sehat Berbuka Puasa

Ia juga mengimbau agar para orang tua segera melakukan tindakan lebih cepat, sebelum gejala yang dialami semakin parah.

“Jangan menunggu sampai gejalanya lebih berat, karena kalau berat kita kehilangan momentum untuk bisa menolong lebih cepat,” sambungnya. (*)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral

Komentar