BPBD Pati Kekurangan Dana Rekonstruksi Korban Bencana Alam

Pati, Mitrapost.com – Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati kekurangan anggaran untuk rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan korban bencana alam di wilayah setempat.

Priono Arief Fadillah, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi kantor BPBD mengatakan, bulan ini Pemkab Pati masih memiliki banyak pekerjaan rumah, kaitannya dengan rehabilitasi rumah rusak akibat sejumlah bencana alam.

Diantaranya rehabilitasi rumah terdampak banjir bandang di Tunjungrejo dan Bulumanis di Kecamatan Margoyoso. Ada rumah terbakar di Desa Guyangan di Kecamatan Trangkil.

Sayangnya jelas Arif, BPBD sudah tidak mempunyai anggaran untuk bantuan rehabilitasi.

“Seharusnya jika kita diberikan kewenangan seperti Perbub (peraturan Bupati) rekonstruksi rehabilitasi ketika ada bencana seperti puting beliung kita harus yang pertama menangani dan memberikan bantuan,” ujar Arif kepada Mitrapost.com.

Jelasnya, ada dua penyebab minimnya dana rehabilitasi dan rekonstruksi korban bencana. Diantaranya, kecilnya pagu anggaran yang diberikan APBD untuk bidang rehabilitasi dan rekonstruksi BPBD.

Selain itu pemerintah juga masih refocusing anggaran APBD nya untuk dana darurat penanganan Covid-19.

“Pagu mepet direfocusing lagi. Di perubahan anggaran tahun ini belum ada wacana.Tapi di tahun 2023 wacananya ada tapi sangat kecil sekali nggak mencapai Rp100 juta,” ujarnya.

Karena anggaran minim untuk penanggulangan pasca bencana, BPBD sementara waktu dana meminta bantuan dari dinas atau lembaga lain.

“Untuk anggaran kita bener- bener nggak ada Untuk rehabilitasi rumah-rumah (korban bencana) itu kita minta yang bangun di Perkim (Disperkim). Atau seperti kemarin yang di Tunjungrejo, kita juga dibantu Baznas dan PMI,” tandas dia. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati