Mitrapost.com – Jelang pertandingan Indonesia melawan Vietnam, Kiatisuk Senamuang yang merupakan seorang legenda sepak bola Thailand era 1990-an hingga awal 2000-an menyinggung masalah Stadion Utama Gelora Bung Karno yang akan dipakai bertanding.
Ia mengatakan bahwa bahwa atmosfer dari stadion yang awalnya bernama Senayan itu tak kondusif. Ia pun membandingkan dengan pertandingan yang akan dihadapi Thailand di Stadion Bukit Jalil, Malaysia.
“Atmosfer di Senayan begitu ramai, berisik, dan agak rusuh. Anda bisa lihat itu dari pertandingan-pertandingan terdahulu,” kata Kiatisuk dilansir dari CNN Indonesia.
Ia memang sudah pernah merasakan bertanding di hadapan publik sepak bola Indonesia dahulu. Ia juga pernah merasakan tekanan suporter Indonesia saat bermain di SUGBK, baik itu di ajang SEA Games maupun Piala AFF.
Ia pun mengatakan ingin Thailand bertemu Vietnam di semifinal tanpa meremehkan kekuatan Indonesia.
“Di final, saya ingin Thailand bertemu Vietnam, kedua tim adalah rival. ini akan menjadi laga yang amat menarik dibanding semifinal,” ucap Kiatisuk dilansir dari CNN Indonesia.
“Tahun ini tidak mudah karena lawan-lawan tidak ada yang lemah. Bahkan Indonesia adalah tim yang kuat,” ucap pria yang kini melatih klub Hoang Anh Gia Lai di liga Vietnam tersebut.
Beberapa waktu lalu saat Thailand akan bertanding dengan Indonesia, kejadian tidak menyenangkan memang sempat terjadi. Dimana bus yang ditumpangi Timnas Thailand pecah karena oknum suporter.
Oleh karena itu, pelatih Vietnam Park Hang Seo pun meminta keamanan lebih diperketat saat anak asuhnya akan bertanding di Jakarta. (*)
Redaksi Mitrapost.com






