Pati, Mitrapost.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati, Jawa Tengah telah melakukan razia dan menelusuri pengamen angklung jalanan yang ternyata asalnya diberbagai kota.
Kepala Bidang Ketertiban Umum dan ketentraman Masyarakat (Tibum Tranmas) Satpol PP Kabupaten Pati, Djuharianto Soegondo mengatakan, pengamen angklung jalanan yang berada di Kabupaten Pati berasal dari berbagai kota, tidak hanya dari Pati saja.
“Kebanyakan itu dari luar kota, ada yang dari jepara, kudus itu sering banget,” jelas Kepala Bidang Ketertiban Umum dan ketentraman Masyarakat (Tibum Tranmas) Satpol PP Kabupaten Pati, Djuharianto Soegondo.
Djuharianto Soegondo menjelaskan, pihaknya sudah hapal orang-orang Pati yang pengamen angklung jalanan di Kabupaten Pati.
“Itu dari sana kesini, angklung kemaren ada yang dari Banjarnegara, dari tegal, kalo orang-orang yang pati sudah hafal ini-ini itu-itu hafal,” kata dia.
Lebih lanjut, pengamen angklung jalanan melakukan aktivitasnya di jalanan-jalanan Pati dan juga traffic light. Sehingga bisa mengganggu aktivitas masyarakat termasuk pengguna jalan.
Menanggapi hal tersebut, Satpol PP Pati melakukan Razia kepada pengamen angklung jalanan guna menertibkan traffic light di Kabupaten Pati.
Seperti diketahui, dari penerapan pasal 504 dan pasal 505 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang larangan untuk mengemis atau menggelandang , Satpol PP Pati selalu menertibkan pengamen angklung.
Kepala Bidang Ketertiban Umum dan ketentraman Masyarakat (Tibum Tranmas) Satpol PP Kabupaten Pati, Djuharianto Soegondo mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengamen angklung jalanan, untuk tidak melakukan aktivitasnya yang bisa mengganggu masyarakat lain maupun pengguna jalan. (adv)






