Pati, Mitrapost.com – Kasubag Tata Usaha Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 3, Haryanto mengatakan, minimnya anggaran biaya sarana prasarana sekolah tidak akan berpengaruh terhadap prestasi siswa.
“Ya semampunya kita melaksanakan itu, artinya kalau sepanjang sekolah tidak punya anggaran untuk melakukan perbaikan, ya apa adanya kita untuk melakukan itu,” jelasnya.
“Tapi untuk masalah prestasi siswa insyallah tidak ada kendala, tidak ada masalah terkait sarpras yang ada di sekolah. Jadi masih memungkinkan mereka untuk berkembang,” tambahnya.
Haryanto menuturkan, jika sarana prasarana bisa ditindak lanjuti ketika ada anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pihak sekolah jika itu dianggap perawatan ringan.
Hal itu berbeda jika perawatan tersebut sifatnya berat, sekolah tidak bisa menggunakan dana BOS.
“Untuk sapras kalo ditindak lanjuti sih selalu dan pasti ada, karna yang namanya perawatan itu bisa dianggarkan melalui dana BOS untuk yang ringan, tapi kalo yang berat kan tidak bisa,” jelasnya.
Dengan demikian, pihak sekolah hanya bisa menunggu ada anggaran yang masuk, seperti bantuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
Sebagai informasi, kegunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) salah satunya yakni untuk perawatan sekolah. (*)






