Sebanyak 337 Juta Lebih Data WNI Diduga Bocor

Mitrapost.com – Seorang pengamat keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya menyoroti terkait dugaan 337 juta data Indonesia bocor.

Menurutnya, ada indikasi data tersebut berasal dari Dukcapil, mengingat data itu memuat nama dan NIK petugas registrasi, petugas entry, hingga tanggal entry.

“Yang bisa dijadikan patokan data dari Dukcapil ada nama petugas registrasi ada NIP registrasi, ada nama petugas entry, ada NIP petugas entry” jelasnya dilansir dari CNBC Indonesia.

Ia mengaku tak memiliki asumsi lain untuk menyangkal dugaan kebocoran data tersebut.

“Kalau menyangkal lagi saya juga bingung lalu itu data apa. Ada tanggal entry, nomor KK, tanggal ubah, tanggal cetak KTP, tanggal ganti KTP,” jelasnya.

Menurutnya, jumlah data yang melebihi jumlah penduduk Indonesia yang berkisar 270 juta itu masih memuat data penduduk yang telah meninggal.

Ia menganalisa, dari 69 kolom ada 28 kolom yang berisi informasi penting seperti nomor induk kependudukan (NIK), nama lengkap, agama, status pernikahan, hingga akta cerai, dan tanggal nikah serta tanggal cerai.

“[Data] cukup memprihatinkan, kelainan fisik, penyandang cacat, pendidikan akhir, jenis pekerjaan, NIK ibu-ayah nama lengkap ayah ibu,” jelasnya.

Bahkan, jelasnya, data nama ketua RT dan RW juga temuat dalam data tersebut.

Kabar bocornya data ini awalnya diungkap oleh pendiri Ethical Hacker Indonesia Teguh Aprianto melalui Twitternya. Pelaku adalah pemilik akun bernama RRR. (*)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati