Sekilas Info Tentang Kurikulum Merdeka

Mitrapost.com – Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum pendidikan terbaru dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebagai penyempurnaan dari Kurikulum Darurat.

Berdasar informasi dari Anindito Aditomo, Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek, kurikulum baru ini akan ditetapkan sebagai kurikulum nasional pada tahun depan. Untuk itu, penting untuk tahu terkait apa itu Kurikulum Merdeka, serta bagaimana penerapannya.

Kurikulum Merdeka adalah…

Kurikulum Merdeka pertama diluncurkan pada tahun 2022 dan sifatnya opsional atau sekolah bebas memilih untuk mengadopsinya atau tetap pada kurikulum lama, yakni kurikulum 2013. Kurikulum baru ini merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakulikuler dengan konten beragam agar siswa lebih optimal dalam mendalami konsep, serta menguatkan kompetensi.

Kurikulum Merdeka merupakan solusi pemerintah untuk permasalahan pendidikan, terutama terkait pada masa COVID-19, dimana terdapat kesenjangan antarwilayah dan antarkelompok sosial ekonomi dalam kualitas belajar.

Untuk mengatasinya, Kemdikbud melakukan penyederhanaan kurikulum dengan memunculkan Kurikulum Darurat, yang kemudian disempurnakan lagi menjadi Kurikulum Merdeka.

Kurikulum merdeka memiliki karakteristik sebagai berikut;

  • Pembelajatan lebih mendalam karena difokuskan pada materi esensial.
  • Menyediakan lebih banyak waktu untuk pengembangan kompetensi dan karakter melalui belajar kelompok seputar konteks nyata,
  • Capaian pembelajaran per fase dan fleksibilitas jam pembelajaran.
  • Fleksibilitas bagi pendidik dengan dukungan perangkat ajar serta materi pelatihan untuk mengembangkan kurikulum satuan pendidikan.
  • Mengedepankan gotong royong dengan seluruh pihak dalam rangka mendukurng implementasi Kurikulum Merdeka.

Prinsip Pembelajaran

Dikutip dari Detik, Kurikulum Merdeka memiliki prinsip pembelajaran sebagai berikut;

  • Pembelajaran intrakurikuler dilakukan secara terdiferensiasi, sehingga peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.
  • Pembelajaran kokurikuler berupa projek penguatan Profil Pelajar Pancasila. Dengan prinsip pembelajaran interdisipliner yang berorientasi pada pengembangan karakter dan kompetensi umum.
  • Pembelajaran ekstrakurikuler ialah pembelajaran yang dilaksanakan sesuai dengan minat murid dan sumber daya satuan pendidik.

Demikian penjelasan singkat tentang Kurikulum Merdeka. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati