Tenaga Kesehatan Puskesmas Sulawesi Selatan Dikeroyok Keluarga Pasien

Mitrapost.com – Tenaga kesehatan Puskesmas Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan bernama Arafah mengalami nasib nahas, dikeroyok oleh keluarga pasien.

Korban yang mengalami pengeroyokan itu pun kemudian melapor ke polisi. Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Muh Saleh mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan proses penyelidikan.

“Iya. Jadi sekarang masih kita lakukan pemeriksaan. Masih proses penyelidikan. Untuk penetapan tersangkanya kita belum, tapi kami sudah ketahui siapa pelakunya,” jelasnya dilansir dari CNN Indonesia.

Lebih lanjut, ia menyebut pengeroyokan terjadi saat rombongan keluarga membawa pasien berobat ke Puskesmas.

Korban kemudia menegur mereka yang hendak masuk ke dalam ruangan penanganan pasien. Namun mereka justru tersinggung dan kemudian menyeret korban ke halaman Puskesmas. Pengeroyokan pun terjadi.

Pasien yang dibawa rombongan keluarga itu diketahui adalah korban lakalantas yang dalam kondisi sekarat.

“Jadi awalnya ada keluarga pelaku ini sementara masuk di Puskesmas, dia korban lakalantas. Pada saat itu keluarganya korban laka lantas ini datang semua, karena kondisi sekarat. Keluarganya datang semua untuk melihat ini korban,” jelasnya.

“Hanya kan prosedurnya Puskesmas itu kan tidak boleh banyak orang di dalam, makanya perawat ini menegur untuk mereka keluar. Tapi salah satu keluarga ini tidak terima akhirnya dia pukul itu perawat,” lanjutnya.

Para saksi pun disebut telah diperiksa. Pihak kepolisian pun akan menetapkan tersangka dalam waktu dekat.

“Saksi-saksi kami sudah periksa, termasuk pelapor. Terakhir sudah ada empat orang saksi diperiksa. Mungkin dalam waktu dekat akan ada penetapan tersangka,” jelasnya.

Namun karena kondisi berduka, maka pihak polisi masih belum melakukan pemeriksaaan saksi terlapor dan pelaku juga belum diamankan.

“Kemarin kami tidak langsung lakukan upaya pemeriksaan saksi terlapor dan mengamankan pelaku, karena kondisi sedang berduka. Korban lakalantas itu kan meninggal dunia, orangtuanya ini meninggal dunia. Jadi kami proses saja saksi-saksi dulu dan tahapannya semua. Mungkin dalam waktu dua hari ini ini lakukan penanganan terhadap pelaku,” katanya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati