Pati, Mitrapost.com – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati setiap hari secara rutin selalu memantau perkembangan terhadap harga Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas) dan barang pokok penting atau strategis di pasar.
Pantauan perkembangan tersebut dilakukan setiap hari Senin hingga Jumat. Utamanya setiap Senin selalu melakukan pelaporan kepada Kementrian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) sekaligus diinformasikan kepada masyarakat Kabupaten Pati sekitar.
Melalui Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disdagperin Kabupaten Pati, Kuswantoro menuturkan bahwa hal tersebut dilakukan lantaran guna mengetahui perkembangan harga jual di pasar-pasar tradisional dan toko-toko sembako tetap stabil.
Terlebih, juga untuk memastikan dan menjamin stok persediaan kepokmas dan barang penting masyarakat masih cukup.
“Kita bersama tim dari Dinas Perdagangan salalu memantau perkembangan harga kepokmas sekaligus barang pokok penting lainnya secara rutin setiap hari. Dan setiap Senin kita juga selalu melapor ya kepada Kementrian Perdadangan RI ya, sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat Kabupaten Pati utamanya,” tutur dia saat ditemui di ruang kerjanya.
“Karena apa, karena ya untuk biar tahu perkembangan harga maupun stok persediaan itu cukup atau kurang sehingga kita bisa mengantisipati. Dan masyarakat pun biar tahu oh ini sedang mengalami kenaikan atau oh ini sedang mengalami penurunan seperti itu,” lanjutnya.
Kuswantoro juga menambahkan, pemantauan rutin yang dilakukan guna mencegah terjadinya penimbunan yang dinilai dapat mengakibatkan kelangkaan hingga lonjakan harga di pasar.
Lanjut, dalam pemantauan tersebut, Disdagperin Kabupaten Pati menggandeng beberapa instansi terkait seperti Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Pati, Bulog, Dinas Pertanian dan yang sudah termasuk kedalam Tim Pemantau Inflasi Daerah (TPID).
“Dan tentunya kita juga berkolabirasi, menggandeng beberapa instansi ada Disketapang, Dinas Pertanian, Bulog yang udah bergabung dalam tim pemantauan,” jelas Kuswantoro. (*)