Mitrapost.com – Muhaimin Iskandar atau yang kerap disapa Cak Imin, Bacawapres Perubahan yang juga Ketum PKB mengungkapkan bahwa Anies Baswedan merupakan sosok yang liberal.
Cak Imin mengungkapkan hal tersebut dalam acara Temu Juang dengan aktivis di Kafe UC UGM Bulaksumur Jogja.
“Saya cerita sedikit beberapa hari yang lalu saya ketemu teman-teman jurnalis, wartawan, semuanya lahir 1992. Yang lucu itu, sesama lahir 97, ada yang 98, ngeledek temannya. ‘Lo ngerti nggak apa itu reformasi sama demokrasi?’ Ini sesama wartawan, juga nggak tahu kan reformasi dan demokrasi, saling ngejek, ‘ya tahu lah’,” kata Cak Imin.
“Saya melihat bahwa spirit reformasi dan demokrasi untuk anak sekarang pun sudah hampir hilang dan seolah-olah sudah nggak tahu mana substansi dari yang menjadi spirit aktivisme kita,” tutur dia.
Cak Imin menyebut banyak opini yang dipengaruhi oleh media sosial. Bahkan yang bukan fakta bisa menjadi kebenaran.
“Ini artinya apa? Bahkan hari ini, semua kebenaran ditentukan oleh persepsi yang ada di sosial media, semua kebaikan juga diukur oleh subtansi yang ada di sosial media. Bahkan, semakin keonaran, keburukan disiarkan, diteruskan, dibunyikan maka dianggap kebenaran,” kata dia.
Cak Imin juga mengatakan akhir-akhir ini mengunjungi beberapa kiai.
“Makanya saya akhir-akhir ini sibuk keliling ke Kiai-Kiai, pesantren-pesantren, untuk menjelaskan bahwa Mas Anies itu bukan radikal, tapi kalau tiap hari dikampanyekan Anis Baswedan is radikal, kalau mau jujur Anies Baswedan itu liberal,” ujar Cak Imin.