Mitrapost.com – Setiap umat muslim pasti menginginkan masuk ke dalam surga atau Jannah-Nya. Surga digambarkan sebagai tempat yang penuh dengan kebahagiaan dan kedamaian yang sifatnya abadi. Tempat ini disediakan bagi mereka yang beriman dan taat kepada perintah Allah SWT.
Allah SWT telah berfirman dalam surat An-Nisa ayat 13 tentang keadaan surga.
تِلْكَ حُدُودُ ٱللَّهِ ۚ وَمَن يُطِعِ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ يُدْخِلْهُ جَنَّٰتٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَا ۚ وَذَٰلِكَ ٱلْفَوْزُ ٱلْعَظِيمُ
Tilka hududullah, wa may yuti’illaha wa rasulahu yudkhil-hu jannatin tajri min tahtihal-an-haru khalidina fiha, wa dzalikal-fauzul-‘azim
Artinya: “(Hukum-hukum tersebut) itu adalah ketentuan-ketentuan dari Allah. Barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, pasti Allah akan memasukkannya ke dalam surga yang dialiri sungai-sungai, di mana mereka akan kekal di dalamnya. Itu adalah kemenangan yang besar.”
Selain itu, dari hadits riwayat Ibnu Majah, Rasulullah SAW bersabda, “Surga itu tidak bisa dibayangkan. Demi Tuhan Ka’bah, ia adalah cahaya yang berkilauan, dengan aroma harum yang semerbak, istana yang megah, sungai yang bening mengalir, buah-buahan yang segar dan siap santap, istri yang cantik jelita, tempat yang abadi, negeri yang sejahtera, penuh dengan kesenangan dan kenikmatan, di tempat yang tinggi, indah, dan asri.”
Setelah mengetahui bagaimana gambaran keindahan surga dan kenikmatan di dalamnya, ternyata surga terdiri dari tingkatan yang berbeda. Dilansir dari DetikHikmah, berikut ini tingkatan surga beserta ciri calon penghuninya seperti dijelaskan dalam Al-Qur’an.
Surga Firdaus
Surga Firdaus merupakan tingkat surga tertinggi. Surga ini akan ditempati oleh penghuni yang senantiasa menjaga lisan, memelihara salat, membayar zakat, amanah dan menjaga kemaluan.
Surga Firdaus disebutkan dalam surat Al-Kahfi ayat 107.
اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ كَانَتْ لَهُمْ جَنّٰتُ الْفِرْدَوْسِ نُزُلًاۙ
Innallażīna āmanụ wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti kānat lahum jannātul-firdausi nuzulā
Artinya: “Orang-orang yang beriman dan beramal saleh sungguh-sungguh mendapatkan surga Firdaus sebagai tempat tinggal mereka.”
Surga Adn
Surga ini diciptakan dari intan putih yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Surga Adn pernah disebutkan dalam surat Al-Bayyinah ayat 7-8.
إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ أُو۟لَٰٓئِكَ هُمْ خَيْرُ ٱلْبَرِيَّةِ
جَزَآؤُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ جَنَّٰتُ عَدْنٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَآ أَبَدًا ۖ رَّضِىَ ٱللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا۟ عَنْهُ ۚ ذَٰلِكَ لِمَنْ خَشِىَ رَبَّهُۥ
Innallażīna āmanụ wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti ulā`ika hum khairul-bariyyah. Jazā`uhum ‘inda rabbihim jannātu ‘adnin tajrī min taḥtihal-an-hāru khālidīna fīhā abadā, raḍiyallāhu ‘an-hum wa raḍụ ‘an-h, żālika liman khasyiya rabbah
Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk. Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah surga ‘Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepada-Nya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.”
Surga Na’im
Kemudian, ada Surga Na’im yang terbuat dari perak biru dengan banyak kenikmatan di dalamnya. Surga ini diperuntukkan bagi mereka yang benar-benar beramal saleh dan bertaqwa kepada Allah SWT, seperti bunyi surat Al-Qalam ayat 34.
إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ عِندَ رَبِّهِمْ جَنَّٰتِ ٱلنَّعِيمِ
Inna lil-muttaqīna ‘inda rabbihim jannātin na’īm
Artinya: “Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) surga-surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya.”
Surga Ma’wa
Ada pula surga Ma’wa yang terbuat dari zamrud hijau untuk umat muslim yang memiliki amal saleh dan mereka yang beriman kepada Allah SWT, seperti bunyi surat As-Sajdah ayat 19.
اَمَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فَلَهُمْ جَنّٰتُ الْمَأْوٰىۖ نُزُلًا ۢ بِمَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
Ammallażīna āmanụ wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti fa lahum jannātul-ma`wā nuzulam bimā kānụ ya’malụn
Artinya: “Orang-orang yang beriman dan melakukan amal saleh akan mendapatkan surga sebagai tempat tinggal, sebagai balasan atas perbuatan baik yang mereka lakukan.”
Surga Darussalam
Surga Darussalam yang terbuat dari yakut merah merupakan tempat untuk mereka yang kuat iman Islamnya, dengan ayat-ayat Al-Qur’an sebagai pedoman hidup hingga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Surga Darussalam tercantum surat Al-An’am ayat 127 yang berbunyi sebagai berikut;
لَهُمْ دَارُ ٱلسَّلَٰمِ عِندَ رَبِّهِمْ ۖ وَهُوَ وَلِيُّهُم بِمَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ
Lahum dārus-salāmi ‘inda rabbihim wa huwa waliyyuhum bimā kānụ ya’malụn
Artinya: “Mereka akan mendapatkan Darussalam (surga) di sisi Tuhannya, dan Dia adalah Pelindung mereka karena amal-amal saleh yang selalu mereka lakukan.”
Surga Darul Muqamah
Surga Darul Muqamah dibangun dari permata putih bagi orang-orang yang banyak berbuat kebaikan, sebagaimana firman Allah di surat Fatir ayat 34-35.
وَقَالُوا الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَذْهَبَ عَنَّا الْحَزَنَ ۖ إِنَّ رَبَّنَا لَغَفُورٌ شَكُورٌ
الَّذِي أَحَلَّنَا دَارَ الْمُقَامَةِ مِنْ فَضْلِهِ لَا يَمَسُّنَا فِيهَا نَصَبٌ وَلَا يَمَسُّنَا فِيهَا لُغُوبٌ
Wa qālul-ḥamdu lillāhillażī aż-haba ‘annal-ḥazan, inna rabbanā lagafụrun syakụr. Allażī aḥallanā dāral-muqāmati min faḍlih, lā yamassunā fīhā naṣabuw wa lā yamassunā fīhā lugụb
Artinya: “Dan mereka mengatakan: “Segala puji bagi Allah yang telah menghapus dukacita dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami benar-benar Maha Pengampun dan Maha Mensyukuri. Dia yang menempatkan kami dalam tempat yang kekal (surga) karena karunia-Nya; di dalamnya kami tidak merasa lelah dan tidak pula merasa lesu.”
Surga Al-Muqaamul
Surga Al-Muqaamulyang terbuat dari emas merupakan tempat bagi orang-orang yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, sebagaimana bunyi surat Ad-Dukhan ayat 51.
إِنَّ ٱلْمُتَّقِينَ فِى مَقَامٍ أَمِينٍ
Innal-muttaqīna fī maqāmin amīn
Artinya: “Sesungguhnya Orang-orang yang bertaqwa berada dalam kedamaian.”
Surga Khuldi
Surga Khuldi diciptakan dari marjan kuning dan merah, merupakan tempat kembali bagi orang-orang yang bertakwa, sesuai firman Allah di surat Al-Furqan ayat 15.
قُلْ اَذٰلِكَ خَيْرٌ اَمْ جَنَّةُ الْخُلْدِ الَّتِيْ وُعِدَ الْمُتَّقُوْنَۗ كَانَتْ لَهُمْ جَزَاۤءً وَّمَصِيْرًا
Qul a żālika khairun am jannatul-khuldillatī wu’idal-muttaqụn, kānat lahum jazā`aw wa maṣīrā
Artinya: “Katakanlah (Muhammad), “Apakah azab seperti itu lebih baik, atau surga kekal yang dijanjikan sebagai balasan bagi orang-orang yang bertakwa dan sebagai tempat kembali bagi mereka?” (*)
Redaksi Mitrapost.com






