Mitrapost.com – Tidur merupakan aktivitas yang penting untuk menjaga kesehatan dan juga kesejahteraan tubuh secara keseluruhan. Meski demikian, kualitas dan kuantitasnya sering diabaikan.
Pakar merekomendasikan untuk tidur setidaknya 6 hingga 7 jam sehari bagi orang dewasa. Anda mungkin akan mudah lelah, marah dan mengantuk jika beristirahat kurang dari jam yang dianjurkan. Selain itu, mengabaikan kualitas tidur yang baik juga dapat membuat tidur Anda jadi tidak nyenyak, bahkan rentan insomnia.
Tentu, hal tersebut bisa memengaruhi kondisi kesehatan di masa depan.
Beberapa kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kuantitas dan kualitas tidur contohnya, sebagai berikut;
- Sering bekerja lembur
- Minum terlalu banyak air menjelang tidur
- Minum alkohol
- Bermain gadget jelang tidur
- Menonton TV di tempat tidur
Apa efek kurang tidur?
Dilansir dari laman Eat This Not That, Dorsey Standish, MS, seorang ahli saraf dan pakar kesehatan juga berbagi tentang efek dari kebiasaan tidur buruk.
“Kebiasaan tidur terburuk yang membuat Anda menua lebih cepat adalah kurang tidur. Hal terpenting untuk kesejahteraan dan vitalitas Anda adalah Anda benar-benar tidur,” katanya.
Satu studi di UCLA menemukan bahwa kurang tidur satu malam pun pada orang dewasa yang lebih tua akan mengaktifkan gen yang terkait dengan penuaan biologis. Kurang tidur juga berkorelasi dengan berbagai masalah kesehatan dan penyakit, seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, depresi, dan obesitas, jelas National Heart, Lung, and Blood Institute.
Apa manfaat tidur nyenyak?
Tidur nyenyak yang cukup memungkinkan tubuh dan otak Anda memperbaiki dan meremajakan pada tingkat sel. Selama tidur, sel-sel Anda memproduksi lebih banyak molekul protein yang membentuk bahan pembangun untuk perbaikan sel.
Selain itu, selama tidur, cairan serebrospinal Anda bertindak mengalirkan produk limbah otak dan racun yang menumpuk, termasuk protein beta-amiloid, yang berkontribusi terhadap penyakit Alzheimer.
Untuk memastikan Anda mendapatkan tidur nyenyak di malam hari, pakar mendorong untuk menerapkan kebersihan tidur yang baik, seperti mematikan atau menyimpan perangkat elektronik 30 hingga 60 menit sebelum tidur. Selain itu, membaca dapat memberikan waktu istirahat pada sistem saraf. Anda juga dapat melakukan peregangan lembut atau latihan mindfulness untuk merileksasi saraf dan otot. (*)
Redaksi Mitrapost.com






