Perusahaan Jerman Diduga Suap Pejabat Indonesia, KPK Masih Dalami

Mitrapost.com – Perusahaan asal Jerman diduga lakukan suap kepada sejumlah pejabat Indonesia. Salah satu pejabat yang dimaksud diduga ada di lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini masih melakukan pendalaman.

Ketua KPK, Nawawi Pomolango menyebut jika pihaknya masih mengumpulkan sejumlah informasi yang diperlukan. Diketahui, perusahaan asal Jerman itu merupakan perusahaan perangkat lunak, SAP.

“(Soal) SAP, sudah saya tanyakan langsung kepada direktur penyelidikan dan juga direktur PLPM (Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat) untuk segera melakukan semacam pulbaket (pengumpulan bahan keterangan) terhadap itu,” jelasnya dilansir dari Antara.

Pihaknya pun mengaku masih menunggu pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket).

“Jadi, sementara jalan, kami tunggu hasil pulbaketnya seperti apa dan mungkin ke depannya mereka akan mengajukan semacam surat perintah penyelidikan; yang penting dari pulbaket itu, mereka memang menemukan segala hal yang menyangkut SAP ini,” ujar Nawawi.

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan baru mengetahui kabar suap tahun 2015-2018 itu dan kini tengah mengidentifikasi jejak proyek yang berkaitan dengan kasus itu.

“Saya juga baru tahu, ya, tetapi saya lagi identifikasi di dalam aplikasinya apa, aplikasinya belum tahu. Itu kan masa lalu, di periode 2015 sampai 2018. Harusnya kan ada jejaknya. Artinya, aplikasinya ada. Itu kan perusahaan aplikasi, tetapi kami kok belum ada. Jadi, itu salah satu yang lagi kami cari,” jelasnya.

Selain dari KKP, Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kominfo juga diduga menerima suap dari SAP.

Berkaitan dengan hal tersebut, Bakti Kominfo menyatakan komitmen dalam penegakan hukum dan mendukung kelancaran pengusutan kasus tersebut.

“Bakti berkomitmen menjunjung tinggi penegakan hukum dan akan bekerja sama dengan otoritas terkait untuk mendukung pengelolaan APBN yang inklusif dan berkelanjutan menuju Indonesia yang maju, makmur, sejahtera, dan bersih dari korupsi,” bunyi pernyataan resmi Bakti Kominfo. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati