Mitrapost.com – Gunung Semeru diketahui mengalami erupsi pada hari ini Senin (12/2/2024). Semburan abu vulkanik pun mencapai 800 meter dari puncak.
“Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah tenggara,” kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Yadi Yuliandi dalam keterangannya, dilansir detikJatim, pada Senin (12/2/2024).
Dalam hal ini, asap kawah tidak terlihat namun Gunung Semeru masih nampak dilihat mata manusia.
Yadi Yuliandi mengatakan erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dengan durasi 131 detik.
“19 Kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 10-22 mm, dan lama gempa 71-164 detik,” beber Yadi.
“Selain itu terjadi 1 kali gempa Guguran dengan amplitudo 3 mm dan lama gempa 57 detik. Dan juga 11 kali gempa embusan dengan amplitudo 3-7 mm, dan lama gempa 38-60 detik,” imbuh dia.
Lebih lanjut, PVMBG meminta Masyarakat tidak beraktivitas di sektor Tenggara di sepanjang gunung dengan radius 13 km dari puncak erupsi.
Redaksi Mitrapost.com






