Mitrapost.com – Kewajiban umat muslim sehat akal dan baligh adalah menunaikan salat lima waktu setiap hari. Maka dari itu, ibadah ini tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi apapun, termasuk saat perjalanan menggunakan pesawat.
Allah SWT telah memberikan kemudahan bagi umat-Nya untuk menunaikan ibadah salat sesuai kemampuan. Begitu pula saat orang-orang berada di atas udara selama berjam-jam sampai ke tujuan, seperti saat ibadah haji yang membutuhkan minimal 9 jam di perjalanan. Tentu, tata cara wudhu dan salat lima waktu sedikit berbeda seperti di darat.
Melansir DetikHikmah yang menukil penjelasan buku Ensiklopedi Shalat Menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah susunan Sa’id bin Ali bin Wahf al-Qahtani terjemahan M Abdul Ghoffar, sah hukumnya bagi muslim yang mendirikan salat di pesawat.
Jika orang tersebut mampu sambil berdiri, maka boleh mengerjakannya sambil berdiri. Namun, jika tidak mampu, maka boleh sambil duduk dengan menghadap kiblat dan berputar terus menghadap kiblat mengikuti putaran pesawat.
Berikut kami rangkum tata cara salat di pesawat, bisa diterapkan saat berangkat haji.
Tata Cara Salat 5 Waktu di Pesawat
Duduk di kursi pesawat menghadap ke depan sambil membaca niat salat
Mengangkat kedua tangan dan mengucapkan takbiratul ihram
Tangan bersedekap, membaca doa iftitah, surah Al Fatihah, dilanjutkan surat lainnya
Rukuk dengan cara membungkuk sedikit, dan membaca doanya
I’tidal dengan mengangkat kedua tangan dan tetap dalam posisi duduk
Sujud dengan cara membungkukkan badan (lebih rendah dari rukuk) sambil membaca doanya
Duduk di antara dua sujud denga posisi duduk sempurna, membaca bacaan duduk di antar dua sujud
Sujud kembali untuk kedua kalinya, lalu kembali ke posisi semula untuk memulai rakaat selanjutnya
Tahiyat akhir dilakukan dengan cara duduk sempurna. Meletakkan kedua tangan di atas lutut dan mengacungkan telunjuk jari tangan.
Mengucap salam dengan menoleh ke kanan dan kiri.
Tata cara tayamum di pesawat
Jika sulit mendapatkan air mengalir untuk wudhu di pesawat, maka muslim boleh melakukan tayamum. Caranya, menepukkan tangan ke dinding pesawat atau sandaran kursi,
Menepukkan kedua telapak tangan perlahan ke sandaran kursi pesawat di depan atau dinding pesawat,
Menyapukan kedua telapak tangan ke wajah secara merata, dari ujung rambut (jidat) sampai ke dagu dan dilanjutkan dari daun telinga kanan sampai ke daun telinga kiri,
Menepukkan kembali kedua telapak tangan, namun diusahakan di tempat yang berbeda,
Menyapukan tangan kanan hingga siku menggunakan telapak tangan kiri secara merata dan menyapu tangan kiri hingga siku menggunakan telapak tangan kanan secara merata. (*)
Redaksi Mitrapost.com






