Erick Thohir Nilai Pabrik Baterai Hyundai Tak Ancam IBC

Mitrapost.com Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan Indonesia Battery Corporation (IBC) tak terancam dengan keberadaan pabrik baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) milik PT Hyundai-LG Industry (HLI) Green Power di Karawang, Jawa Barat.

Menurutnya, IBC tak hanya sebagai produsen baterai EV, namun termasuk ekosistem baterai EV nasional. Selanjutnya, IBC melakukan bisnis dari produksi baterai sampai mengolah limbah baterai kendaraan listrik. Selain itu, dia juga menilai bahwa investasi di industri baterai semakin bagus.

“Tapi kalau IBC itu kan lebih membangun ekosistemnya dari awal. Dia sebagai investment company yang bisa membantu swap baterai atau recycling baterai. Jadi dia hanya bagian dari ekosistemnya. Jadi investment company bukan operator company,” jelas Erick, Jumat (5/7/2024).

Sebagai informasi, IBC dibangun oleh empat BUMN energi, diantaranya PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero)/Inalum alias MIND ID, PT Pertamina (Persero), PT Aneka Tambang Tbk atau Antam, dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN.

“Ya baterai kan makin banyak yang investasi baterai makin bagus. Tidak hanya kemarin Antam dengan CATL (Contemporary Amperex Technology Co., Ltd., produsen baterai lithium-ion Cina) dan juga diskusi sama Korea, tapi juga Vale melakukan terobosan dengan kerjasama dengan Ford Motor Company dan Volkswagen ya kita jalankan,” jelas Erick. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati