Mitrapost.com – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X (HB X) kembali membuat kagum netizan karena mobilnya melaju di jalanan tanpa adanya pengawalan. Tak hanya itu, mobil yang ditumpangi Sri Sultan berhenti ketika lampu APILL merah.
Koordinator Substansi Bagian Humas Biro Umum, Humas dan Protokol Setda DIY, Ditya Nanaryo Aji, mengatakan bahwa Sultan memang tak meminta ada pengawalan.
“Bapak Gubernur itu memang kalau agenda hariannya itu hampir tidak pernah menggunakan pengawalan. Ketika berkunjung ke kabupaten-kota juga jarang menggunakan pengawalan,” jelas Ditya dilansir detikJogja, Rabu (24/7/2024).
“Karena memang kesehariannya seperti itu, jadi dari kami juga tidak pernah menyiapkan. Beliau juga merasa pengawalan itu bukan hal yang urgent, jadi beliau tidak pernah minta,” sambung Ditya.
Kendati demikian, dalam situasi tertentu tetap ada pengawalan untuk Sultan. Misalnya, saat ada rombongan tamu tertentu.
“Misalnya ketika beliau membersamai RI 1, atau membersamai pejabat pemerintah pusat. Nah dalam satu rombongan ada pengawalan. Atau ketika berkunjung ke lapangan tetapi beliau tidak sendiri, bersama bupati-wali kota, atau bersama dengan pejabat forkopimda,” paparnya.
Selanjutnya, Ditya mengatakan dirinya tak tahu sejak kapan Ngarsa Dalem tak memberlakukan kebijakan tanpa pengawalan bagi Sultan.
“Kalau sejak kapannya saya kurang paham, tapi sejak kami mulai bertugas di Biro Umum sudah informasi seperti itu dari pendahulu kami,” ungkapnya.
“Apalagi mobil pribadi, tidak pernah. Kalau mobil dinas itu case-case tertentu (ada pengawalan), kalau mobil pribadi tidak pernah,” pungkas Ditya.
Sebagai informasi, sebuah akun X (Twitter) @heraloebss mengunggah mobil sedan warna hitam berpelat merah dengan nomor polisi AB 1.
Mobil yang dikendarai Sultan itu keluar dari Kompleks Kepatihan, Kota Jogja, menuju pintu Selatan. Sultan melaju tanpa adanya pengawalan di Jalan Suryadiningratan ke arah timur. (*)
Redaksi Mitrapost.com
