Mitrapost.com – Kaki bengkak atau edema adalah masalah umum yang sering dialami oleh ibu hamil, terutama menjelang akhir kehamilan.
Meskipun bengkak ini biasanya tidak berbahaya, penting untuk memahami penyebabnya dan kapan harus waspada.
Berikut adalah beberapa penyebab kaki bengkak pada ibu hamil:
- Perubahan Hormon
Selama kehamilan, tubuh memproduksi hormon-hormon tertentu yang dapat menyebabkan penahanan cairan.
Misalnya, hormon progesteron dapat menyebabkan dinding pembuluh darah melebar sehingga memungkinkan lebih banyak cairan menumpuk di jaringan tubuh, terutama di kaki dan pergelangan kaki.
- Tekanan dari Rahim yang Membesar
Seiring dengan pertumbuhan janin, rahim akan membesar dan menekan pembuluh darah di panggul, terutama vena besar yang mengembalikan darah dari kaki ke jantung.
Tekanan ini mengganggu aliran darah dan menyebabkan cairan menumpuk di kaki dan pergelangan kaki.
- Peningkatan Volume Cairan Tubuh
Selama kehamilan, volume darah dan cairan tubuh meningkat untuk mendukung pertumbuhan janin.
Peningkatan ini dapat menyebabkan penumpukan cairan di kaki dan bagian tubuh lainnya.
- Kurangnya Aktivitas Fisik
Ibu hamil yang kurang bergerak atau duduk dalam waktu lama dapat mengalami penumpukan cairan di kaki. Aktivitas fisik yang minim dapat mengganggu aliran darah dan menyebabkan bengkak.
- Posisi Berdiri atau Duduk yang Tidak Nyaman
Berdiri atau duduk dalam posisi yang sama untuk waktu lama dapat menyebabkan darah dan cairan menumpuk di kaki. Menghindari posisi berdiri atau duduk yang terlalu lama dapat membantu mengurangi bengkak.
- Konsumsi Garam yang Berlebihan
Konsumsi garam yang berlebihan dapat menyebabkan tubuh menahan lebih banyak cairan. Ibu hamil disarankan untuk membatasi asupan garam untuk menghindari penumpukan cairan yang berlebihan.
- Masalah Kesehatan Tertentu
Meskipun bengkak kaki selama kehamilan biasanya tidak berbahaya, dalam beberapa kasus, bisa menjadi tanda kondisi kesehatan yang lebih serius, seperti preeklamsia atau hipertensi.
Preeklamsia adalah kondisi yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan kerusakan organ, yang dapat mempengaruhi kaki dan tangan.
- Infeksi atau Cedera
Infeksi atau cedera pada kaki dapat menyebabkan pembengkakan. Jika bengkak disertai dengan kemerahan, panas, atau rasa nyeri, penting untuk mencari bantuan medis.
Cara Mengatasi dan Mengurangi Kaki Bengkak
- Beristirahat dengan kaki terangkat: Cobalah untuk berbaring dengan kaki terangkat di atas bantal untuk membantu pengembalian cairan ke jantung.
- Bergerak secara teratur: Lakukan latihan ringan dan berjalan-jalan secara rutin untuk memperbaiki sirkulasi darah.
- Hindari duduk atau berdiri lama: Usahakan untuk bergerak secara teratur jika harus duduk atau berdiri dalam waktu lama.
- Kurangi asupan garam: Batasi konsumsi makanan yang mengandung garam tinggi.
- Gunakan pakaian yang nyaman: Pilih pakaian dan sepatu yang tidak terlalu ketat dan nyaman.
Jika kaki bengkak disertai dengan gejala lain seperti sakit kepala parah, penglihatan kabur, atau pembengkakan yang cepat dan signifikan segera hubungi dokter.
Pemeriksaan medis dapat memastikan bahwa tidak ada kondisi yang lebih serius yang perlu diatasi. (*)
Redaksi Mitrapost.com






