Mitrapost.com – Kesedihan, kecewa, putus asa, dan rasa cemas dapat terjadi pada siapa saja. Perasaan tersebut wajar terjadi, namun bisa berbahaya jika berkembang menjadi stres dan depresi. Pasalnya, depresi menjadi salah satu faktor pemicu tindakan negatif, misalnya bunuh diri.
Umat Islam diajarkan untuk selalu berserah diri kepada Allah SWT dan sabar dalam melewati setiap ujian-Nya. Penyerahan diri dan kesabaran menjadi salah satu cara agar tetap tenang dalam menghadapi setiap masalah, sehingga tidak terbelenggu dalam perasaan depresi.
Allah SWT berfirman dalam surat Al-Insyirah (94) ayat 5-6;
فَإِنَّ مَعَ ٱلْعُسْرِ يُسْرًا
fa inna ma’al-‘usri yusrā
Artinya: “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”
إِنَّ مَعَ ٱلْعُسْرِ يُسْرًا
inna ma’al-‘usri yusrā
Artinya: “Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”
Berikut ini adalah doa yang diajarkan Rasulullah SWT agar hati tetap tenang dan tidak mudah depresi.
Doa agar tidak mudah depresi
اَللَّهُمَّ رَحْمَتَكَ أَرْجُو فَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ
Artinya: “Ya Allah, Aku mengharapkan (mendapat) rahmatMu, oleh karena itu, jangan Engkau biarkan diriku sekejap mata (tanpa pertolongan atau rahmat dariMu). Perbaikilah seluruh urusanku, tiada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau.”(HR. Abu Daud).
Doa memperkuat iman
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي
Rabbish rahli sadri. Wayassirli amri. Wahlul uqdatam millisani. Yafqahu qauli
Artinya: “Wahai Tuhanku, lapangkanlah bagiku dadaku, dan mudahkanlah bagiku urusanku, dan lancarkanlah lidahku supaya mereka faham ucapanku,”(QS. Taha: 25-28). (*)
Redaksi Mitrapost.com






