Pegawai Kelurahan di Salatiga Tewas di Kebun Belakang Kantornya

Mitrapost.comTragedi terjadi di Salatiga dengan ditemukannya pegawai kelurahan yang tewas di kebun belakang kantor. Pegawai Kelurahan Mangunsari Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga ditemukan tewas di kebun yang berlokasi di belakang kantornya.

Korban diketahui berinisial Yt merupakan tenaga harian lepas (THL). Jasad korban ditemukan pada Minggu (25/8/2024).

Sebelumnya, korban diketahui berpamitan untuk pergi ke tempat temannya pada Selasa (20/8/2024).  Hari itu merupakan hari terakhir korban masuk kerja.

“Saat itu sekira pukul 12.00 WIB, dia pamit mau main ke tempat teman lamanya, teman saat kerja di pabrik,” ujar Sekretaris Kelurahan Mangunsari Agus Priyanto dilansir dari Kompas.

Kemudian pada keesokannya tanggal (21/8/2024), korban tidak masuk kerja. Rekan korban juga sempat berusaha mencari, namun Yt tak juga ditemukan.

“Rekan-rekan kerja sempat mencari di teman-teman lama korban, mulai dari Ngawen di belakang RSPAW, daerah Tegalsari dan Randuares, namun juga tidak ketemu dan tidak bisa dihubungi,” jelasnya.

“Bahkan kami juga nyanggong di sekitar Pasar Sapi, karena ada yang melihat korban di lokasi tersebut. Ternyata juga tidak pernah terlihat lagi,” lanjutnya.

Karena kendaraan Yt terparkir di kantor, ia diyakini tak pergi jauh dari lokasi tersebut. Hingga akhirnya warga menemukannya tewas di belakang kantor.

“Ternyata malam ini, ditemukan warga di belakang kantor dalam kondisi meninggal,” ungkapnya.

Tak jauh dari jasad korban ditemukan adanya surat yang ditinggalkan korban. Berikut ini tulisan di dalamnya.

Karena sakit mataku sebelah kiri, sakit aku sudah tidak tahan dengan sakitku.

Agus menyebut jika korban adalah sosok yang pendiam. Ia juga tak pernah bercerita perihal sakit yang dideritanya.

“Dia tidak pernah bercerita soal penyakit yang dideritanya atau masalah yang dialami. Kalau ngobrol juga biasa, jadi kami tidak tahu persoalan yang dialaminya,” jelasnya.

“Mengenai sakit mata itu, kami juga tidak tahu pasti tentang seberapa parah atau berapa lama. Namun pernah mau diajari komputer, korban menolak karena matanya sakit,” lanjutnya.

Jasad korban pun telah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan. Plh. Kasi Humas Polres Salatiga Ipda Sutopo mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan penyebab kematian korban.

“Anggota kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti. Selain secarik kertas, juga ditemukan botol dengan cairan warna merah,” jelasnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati