Mitrapost.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk waspada dampak hujan lebat yang terjadi di beberapa wilayah di Jawa Tengah.
Dalam hal ini, BMKG BMKG Jawa Tengah Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang lewat grup BMKG merelease daerah yang berpotensi terkena dampak hujan lebat.
Prakiraan ini berlaku hari ini, Rabu (25/9/2024) pukul 07.00 WIB hingga Kamis (26/9) pukul 07.00 WIB.
Berikut beberapa daerah di Jawa Tengah yang perlu waspada dampak hujan lebat;
- Pati: Tambakromo, Kayen, Sukolilo, Winong, Gabus, Jakenan, Pati, Margorejo, Gembong, Tlogowungu, Wedarijaksa, Batangan, Juwana, Jaken, Pucakwangi
- Kudus: Undaan, Kaliwungu, Jati, Mejobo, Kota Kudus, Bae, Jekulo, Dawe, Gebog
- Jepara: Mayong, Nalumsari, Welahan, Kalinyamatan, Pecangaan
- Blora: Todanan, Ngawen, Kunduran, Japah, Kedungtuban, Cepu
- Kota Semarang: Pedurungan, Genuk
- Demak: Mranggen, Sayung, Karangawen, Guntur, Karang Tengah, Wonosalam, Kebonagung, Dempet, Gajah, Karanganyar, Demak, Mijen, Wedung, Bonang
- Grobogan: Tanggungharjo, Tegowanu, Gubug, Godong, Kedungjati, Karangrayung, Penawangan, Toroh, Purwodadi, Pulokulon, Wirosari, Tawangharjo, Grobogan, Brati, Klambu, Ngaringan, Pulokulon, Wirosari, Ngaringan, Kradenan, Gabus
- Boyolali: Juwangi
- Karanganyar: Jenawi, Gondangrejo, Kebakkramat, Jaten, Colomadu, Tasikmadu, Karanganyar, Mojogedang, Kerjo, Matesih, Jumantono, Jumapolo
- Sragen: Sambirejo, Gondang, Sambung Macan, Jenar, Tangen, Gesi, Sukodono, Ngrampal, Sragen, Karangmalang, Sidoharjo, Mondokan, Tanon, Plupuh, Sumberlawang, Gemolong, Miri, Kalijambe, Masaran, Kedawung
- Waduk Kedungombo: Waduk Kedungombo
- Kota Surakarta: Banjarsari, Laweyan, Serengan, Pasar Kliwon, Jebres
- Sukoharjo: Kartasura, Baki, Gatak, Grogol, Mojolaban, Polokarto, Bendosari, Nguter, Tawangsari, Bulu, Weru, Sukoharjo
- Klaten: Wonosari, Delanggu, Cawas, Karangdowo, Pedan, Juwiring, Polanharjo, Ceper
- Wonogiri: Selogiri
Dalam hal ini, dampak yang dimaksud adalah adanya tanah longsor, volume aliran sungai yang meningkat sehingga menyebabkan banjir, jembatan yang rendah tidak dapat dilintasi, bahkan erosi tanah dalam skala menengah. (*)
Redaksi Mitrapost.com






