Pati, Mitrapost.com – Puluhan perempuan dan anak di Kabupaten Pati mengalami kekerasan. Data yang berhasil dihimpun oleh Mitrapost.com dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsosp3akb) Pati mencapai 63 kasus.
Data tersebut berasal dari bulan Januari sampai dengan bulan Agustus 2024.
Kepala Dinsosp3akb Kabupaten Pati, Indriyanto mengatakan bahwa kekerasan perempuan dan anak di Bumi Mina Tani sangat beragam. Salah satunya yakni kekerasan seksual hingga kekerasan fisik.
“Ini saya sampaikan sampai dengan Agustus itu untuk total kekerasan anak maupun perempuan ada 63,” ujar Indriyanto.
Dikatakan Indriyanto, ada kemungkinan jumlah tersebut mengalami peningkatan. Pasalnya tidak semua kasus terlaporkan ke Dinsosp3akb Pati.
Dimungkinkan juga laporan kekerasan perempuan dan anak bisa masuk ke pihak kepolisian setempat.
“Sangat mungkin, itu yang dilaporkan kepada kami, dan tercatat di sistem yang namanya Simfoni (Simfoni PPA). Di luar itu kepolisian bisa juga ada yang tidak masuk disini,” urainya.
Permasalahannya kekerasan perempuan dan anak, Indriyanto mengatakan bahwa itu permasalahan sangat penting, untuk diselesaikan secara bersama.
Bahwa permasalahan tersebut tidak hanya Dinsosp3akb Pati saja. Melainkan semua kalangan harus bisa mengontrol juga. Dalam hal ini, Indriyanto mengharapkan agar semua kalangan masyarakat peduli terhadap kekerasan perempuan dan anak.
“Saya sampaikan terus ini sebetulnya permasalahan yang tidak bisa dipecahkan oleh Dinsos. Ini permasalahan Masyarakat. Jadi selain negara juga masyarakat dunia usaha juga harus,” bebernya.
Lebih lanjut, pihaknya mengatakan untuk saat ini Dinsosp3akb tengah gencar memberikan edukasi kepada semua pihak. Upaya tersebut bertujuan untuk meminimalisir terjadinya kekerasan perempuan dan anak.
“Kalau upaya kita salah satunya tadi ya lewat edukasi-edukasi, sosialisasi ini juga terkait dengan Kabupaten Layak Anak,” tutupnya.

Wartawan Mitrapost.com






