Jokowi Putuskan Tambah Volume Pupuk Subsidi jadi 9,55 Juta Ton

Mitrapost.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong agar ada peningkatan jumlah volume pupuk subsidi. Atas instruksi tersebut, PT Pupuk Indonesia (Persero) sendiri saat ini telah menambah jumlahnya dari 4,7 juta ton menjadi 9,55 juta ton untuk tahun 2024.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi. Melalui acara Rembuk Tani di Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rahmad menjelaskan pihaknya ingin mendapat masukan dari para petani.

“Pak Jokowi juga mendorong atau memutuskan mengubah volume pupuk subsidi. Meningkatkan pupuk subsidi dari 4,7 dari 9,55 juta ton,” ujar Rahmad di Sembalun, Lombok Timur NTB, dikutip dari Detik News, pada Sabtu (28/9/2024).

Rahmad mengatakan volume pupuk subsidi ini tentu memerhatikan anggaran yang telah ditetapkan.

“Kalau seumpama tidak dinaikkan menjadi 9,55 juta ton. Hari ini Bapak-bapak, Ibu-ibu semua sudah tidak mendapat pupuk subsidi,” tutur dia.

Pemerintah menambah jumlah volume subsidi sebab memahami keluhan yang dialami oleh petani.

“Bahkan untuk NTB ini mungkin dari bulan Agustus kemarin sudah habis alokasi pupuk subsidi kalau 4,77 juta ton. Pak Jokowi tahu persis kebutuhannya lebih dari itu,” tutur dia.

Lebih lanjut, ia berharap peningkatan volume ini dapat meningkatkan produksi, sebab pupuk memiliki peranan yang penting dalam pertanian.

“Nah kalau hitung-hitungannya dikasih pupuk sama tidak dikasih pupuk itu bedanya 60%,” tutur dia.

“Kalau 30 ton kentang per hektar seumpama tidak dikasih pupuk itu kira-kira nggak sampai separuhnya. Mungkin cuma 10 ton karena bedanya itu 60%,” ujar Rahmad. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati