Mitrapost.com – Banyak sapi di Kabupaten Wonogiri yang saat ini terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK). Ada sebanyak 310 ekor sapi yang terjangkit.
Guna mencegah semakin menyebarnya penyakit ini, pemerintah berencana menutup seluruh pasar hewas mulai Jumat (3/1/2025) besok.
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo mengatakan bahwa penutupan pasar hewan akan dilakukan selama seminggu. Pihaknya juga telah mengeluarkan surat edaran kepada pengelola pasar.
“Hari ini kami sudah mengeluarkan surat edaran, mulai besok kami melakukan penutupan seluruh pasar hewan yang ada selama seminggu ke depan di Kabupaten Wonogiri. Penutupan pasar hewan kami lakukan untuk mencegah dan mengurangi penularan PMK sapi lainnya,” ujarnya dilansir dari Kompas.
Penutupan pasar hewan dilakukan mengingat lokasi tersebut menjadi tempat bertemunya sapi-sapi dari luar berbagai daerah.
Sebagai informasi, dari jumlah 310 sapi yang terjangkit PMK, sebanyak 57 ekor mati. Sedangkan yang sudah dinyatakan sembuh ada sebanyak 236 ekor.
Upaya pencegahan pun diharapkan bisa dilakukan diantaranya seperti membersihkan kandang sapi, hingga melakukan penyemprotan disinfektan agar virus PMK tidak menulari sapi yang sehat.
Menurutnya PMK saat ini menjadi fenomena yang terjadi di Pulau Jawa.
“Kejadian ini tidak hanya terjadi di satu wilayah saja, tetapi serentak di Pulau Jawa,” ujarnya. (*)

Redaksi Mitrapost.com






